Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Mitigasi Resiko Potensi Resesi Ekonomi

Ali Mustofa • Rabu, 5 Juni 2024 | 21:07 WIB
Hutomo Rusdianto, S.E., M.B.A., A.W.M., Q.W.M; Dosen Manajemen FEB UMK
Hutomo Rusdianto, S.E., M.B.A., A.W.M., Q.W.M; Dosen Manajemen FEB UMK

Pertanyaan:

Bagaimana cara UMKM melakukan mitigasi resiko terhadap potensi Resesi Ekonomi tahun 2023 agar aktivitas bisnisnya dapat bertahan? (Ghufron – Kaliwungu Kudus)

Jawaban:

Beberapa hal yang dapat dilakukan sebagai mitigasi resiko terhadap potensi resensi ekonomi.

Di antaranya adalah UMKM perlu fokus melakukan produksi dan pemasaran produk dan atau jasa unggulan yang diminati oleh konsumen sehingga dapat menghasilkan serta meningkatkan keuntungan.

Prioritas menggunakan bahan baku lokal dan bahan baku buatan dalam negeri agar dapat saling memberikan manfaat terhadap para pelaku usaha lainnya sehingga berdampak terhadap pertumbuhan perekonomian dalam negeri.

UMKM melakukan pemberdayaan sumber daya manusia yang ada agar lebih efektif dan efisien serta mampu meningkatkan produktivitas kerja.

UMKM perlu melakukan perluasan jaringan pemasaran digital dan meningkatkan kemampuan menciptakan produk dan atau jasa yang inovatif serta mampu menyesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan konsumen.

UMKM melakukan penetapan harga produk dan atau jasa sesuai dengan tingkat daya beli konsumen.

Yaitu melakukan peningkatan kegiatan promosi produk dan atau jasa yang mampu menarik konsumen secara aktif.

Produk dan layanan UMKM harus memiliki kualitas dan kemasan yang memadai sehingga dapat meningkatkan minat masyarakat untuk membeli serta menggunakannya.

Peningkatan kualitas produk dan atau jasa secara kontinyu.

UMKM menggunakan fungsi Customer Relationship Marketing (CRM) untuk menjaga hubungan dengan konsumen agar tetap baik dalam jangka waktu lama.

UMKM melakukan standarisasi dan sertifikasi atas produk dan atau jasa yang diproduksi, fokus pada pengelolaan keuangan yang ketat dengan cara membuat perencanaan dan pengendalian arus kas keuangan, melakukan persiapan cadangan pendanaan untuk menjamin dan menjaga keberlangsungan usaha, melakukan observasi terhadap pengaruh faktor-faktor eksternal yang akan berpengaruh secara langsung maupun tidak langsung terhadap keberlangsungan usaha, melakukan evaluasi dan perencanaan perubahan standar operasional usaha sebagai bentuk antisipasi dan adaptasi saat terjadi resesi ekonomi.

UMKM terus berupaya meningkatkan daya saing secara terus-menerus. (*)

Editor : Ali Mustofa
#umkm #jasa #produk #kemasan #UMK #Hutomo Rusdianto #Kudus