Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Dipastikan Tak Ada Kenaikan Harga, Bupati Rembang Abdul Hafidz Imbau Warga Tak Beli Gas Berlebihan

Vachri Rinaldy Lutfipambudi • Kamis, 14 Maret 2024 | 00:35 WIB
HARUS BELI DI PANGKALAN: Proses distribusi elpiji 3 kg dari agen ke pangkalan baru-baru ini. Bakal ada kebijkan baru tentang pembelian gas melon ini. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)
HARUS BELI DI PANGKALAN: Proses distribusi elpiji 3 kg dari agen ke pangkalan baru-baru ini. Bakal ada kebijkan baru tentang pembelian gas melon ini. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

REMBANG - Bupati Rembang Abdul Hafidz memastikan tidak ada kenaikan BBM sampai dengan bulan Juni mendatang.

Karena dipastikan tidak ada kenaikan, orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang itu meminta agar ada monitoring LPG.

Warga diminta tak membeli gas melon secara berlebihan.

Hafidz menyampaikan, dalam momen Ramadan tatap waspada terhadap isu-isu ekonomi. Seperti kenaikan BBM. Ia memastikan bahwa isu ini tidak terjadi.

"Kementrian BUMN memastikan sampai Juni, Pertamina tidak akan naik. Itu sudah disampaikan Pak Erick Tohir," katanya.

Meski demikian, daerah perlu waspada terhadap isu ekonomi lainnya. Sehingga diperlukan perencanaan dan koordinasi lintas sektoral.

Setelah mendapatkan kepastian tidak ada kenaikan dari Pertamina, Hafidz meminta ada monitoring terhadap LPG.

Perilaku membeli berlebihan perlu dilakukan agar tidak terjadi kenaikan harga.

"Kalau Pertamina tidak ada kenaikan saya minta penyedia LPG jangan dibiarkan pembelian berlebihan," katanya.

Menurutnya, Rembang diperkirakan tidak akan kekurangan stok LPG sebab biasanya mendekati hari raya Idul Fitri akan diberikan tambahan pasokan 1,5 persen dari kuota bulanan.

Diberitakan Jawa Pos Radar Kudus sebelumnya, Bupati meminta agar dilakukan operasi dilapangan untuk mengawasi arus pendistribusian kebutuhan pokok.

Sehingga tidak ada penimbunan stok maupun pembelihan berlebihan yang dapat memengaruhi kenaikan harga.

Ia meminta agar distributor tidak sampai menumpuk stok di gudang. Sehingga diperlukan satgas untuk menghadapi hari raya.

Orang nomor satu di jajaran Pemkab Rembang itu juga memberikan perhatian kepada komoditas beras yang mempengaruhi inflasi di Kota Santri akhir-akhir ini. (vah/him)

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#harga #gas melon #bupati #rembang #ramadan #Lpg