RADAR KUDUS - "Pak Presiden, MBG Ramadan diganti uang saku lebaran saja ya..??"
Mungkinkah??!!!
Itulah celetukan polos beberapa anak kelas 4 salah satu SD swasta di Kec..Kab..
Tidak menyangka juga anak-anak ini dalam hal MBG pengetahuannya sudah detail seperti turut membahas & mengawal proses program ini, dan mereka juga tahu hal MBG urusannya langsung dengan Presidennya, meski dalam hal-hal tertentu terkait usulan yang lain mereka sampaikan melalui relawan SPPG yg bertugas, salah satunya seperti request menu, saran-saran ala anak-anak murid.
Dalam informasi yang lain juga anak tahu MBG dari dana apa dan seperti apa diberikan.
Gen alpha plus (saya menyebutnya) memang luar biasa tajam pengamatannya.
Dan kali ini saya mendengar untuk hal-hal makanan selama ramadhan sebaiknya diganti uang saja, jangan makanan kering dong.
Itu salah satu yg disampaikan kala mereka membahas MBG
Ramadan..
Jika dipikir betul juga... apabila disetujui Pak Prabowo untuk digantikan dengan uang saku, maka kemungkinan banyak manfaatnya diantaranya:
1. Presiden mengapresiasi perjuangan anak-anak menahan haus dan lapar selama menjalani ibadah puasa, tarawih dan tadarus 1 bulan lamanya dengan memberikan hadiah lebaran berupa "sangu lebaran" (uang dari gantinya MBG). Anak merasa Presidennya sangat peduli dengan mereka.
2. Mengistirahatkan fisik dan pikiran relawan yg pasti ada jenuhnya dalam pekerjaannya yg bertubi-tubi dengan ritme yang monoton,
3. Mengistirahatkan kebosanan makan di sekolah dengan ritme monoton & menu yg terus berputar
4. Anak akan senang dengan Presidennya karena sudah merasa diberi uang seperti langsung ke tangannya
5. Anak punya uang yg dipegang sendiri sebagai budaya "lebaran pasti dapat sangu" sehingga orang tua tenang karena anaknya suka
6. Meredam polemik tentang gaduhnya pembahasan publik tentang bentuk MBG kala bulan ramadhan.
Nah setidaknya itulah manfaat MBG digantikan dengan pemberian sangu lebaran hasil kumulasi dari hak anak selama tidak mndapatkan jatah makan karena wajib puasa.
Mungkinkah ini disetujui Bp Presiden??.. saya rasa ini harus dipertimbangkan oleh beliau-beliau yang di BGN untuk disampaikn ke Pak Prabowo karena ini logis pragmatis untuk konteks anak-anak pada tradisi lebaran yang hampir sama di penjuru nusantara.
Semoga anak-anak kita sehat bahagia dan menjadi generasi penerus yang berkualitas dan MBG dengan terus berupaya pada pembenahannya semoga menjadi lebih baik ke depannya.
Salam hormat selalu sehat tetap semangat untuk Generasi Indonesia Hebat!
Bunda aini salih
Pemerhati anak
Editor : Mahendra Aditya