Blora Bidik Episentrum Baru Ekonomi Hijau

Redaksi Radar Kudus • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 13:32 WIB
A. Mahbub Djunaidi
A. Mahbub Djunaidi

 
Oleh: A. Mahbub Djunaidi, Penulis Buku Membaca Zaman Menulis Makna

Inovasi Bupati Blora jangan diragukan lagi. Di tengah gejolak melemahnya rupiah, Bupati Blora membidik posisi baru dalam peta pembangunan ekonomi.

Tidak hanya mengandalkan kekayaan sumber daya alam, kabupaten berjuluk Bumi Samin itu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berjalan seiring dengan keberlanjutan lingkungan.

Konsep ini menempatkan pertumbuhan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat sebagai tiga unsur yang tidak dapat dipisahkan.

Blora memiliki modal kuat untuk mewujudkan gagasan tersebut. Sektor pertanian, peternakan, kehutanan, energi, UMKM, pariwisata, dan ekonomi kreatif merupakan potensi lokal yang dapat dikembangkan melalui pendekatan ekonomi hijau.

Tantangannya adalah bagaimana mengubah potensi tersebut menjadi nilai tambah.

Hasil pertanian tidak berhenti sebagai komoditas mentah, tetapi diolah menjadi produk bernilai ekonomi lebih tinggi. Limbah pertanian dan peternakan dapat dimanfaatkan menjadi pupuk maupun energi.

Sementara pengelolaan hutan harus mampu memberikan manfaat ekonomi tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.

Ekonomi hijau juga membuka peluang investasi dan lapangan kerja baru.

Ke depan, kebutuhan terhadap energi terbarukan, pengelolaan sampah, pertanian berkelanjutan, teknologi ramah lingkungan, hingga ekowisata akan semakin besar.

Namun, ambisi menjadi episentrum ekonomi hijau tidak cukup hanya dengan slogan.

Diperlukan kebijakan yang konsisten, inovasi teknologi, penguatan sumber daya manusia, serta kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan masyarakat.

Ukuran keberhasilannya pun harus jelas. Bukan sekadar meningkatnya investasi dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga meningkatnya pendapatan masyarakat, tumbuhnya UMKM, terciptanya lapangan kerja, berkurangnya limbah, dan terjaganya lingkungan.

Blora memiliki peluang besar untuk membangun masa depan ekonomi yang lebih berkelanjutan.

Pertumbuhan harus terus dikejar, tetapi alam tidak boleh menjadi korban.

Sebab, ekonomi hijau pada akhirnya bukan hanya tentang menyelamatkan lingkungan, melainkan juga memastikan kesejahteraan masyarakat hari ini dan generasi mendatang.

Editor : Ali Mustofa
inovasi bupati blora ekonomi hijau mahbub djunaidi pertumbuhan ekonomi potensi lokal