Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ketika TKD Menyusut, Kepedulian Tetap Terajut: Refleksi Peringatan Hari PMI

R

 


Advertisement

A. Mahbub Djunaidi.
A. Mahbub Djunaidi.

Oleh: A. Mahbub Djunaidi, Penulis Buku “Membaca Zaman Menulis Makna”

RADAR KUDUS - Setiap 3 September kita memperingati Hari Palang Merah Indonesia (PMI). Momentum ini semestinya tidak berhenti pada ucapan selamat atau kegiatan seremonial. 

Advertisement

Hari PMI harus menjadi ruang refleksi: bagaimana kerja-kerja kemanusiaan tetap hidup ketika kemampuan fiskal pemerintah daerah menghadapi tekanan.

Penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD) merupakan realitas yang harus dihadapi pemerintah daerah. Belanja harus semakin selektif, efisien dan berbasis prioritas. Namun ada satu hal yang tidak boleh ikut menyusut: kepedulian terhadap kemanusiaan.

Di sinilah posisi PMI menjadi penting. Ketika bencana datang, PMI turut berjuang. Ketika kebutuhan darah meningkat, PMI tidak pernah sambat. Ketika masyarakat membutuhkan pertolongan pertama, ambulans, pelayanan kesehatan maupun dukungan kemanusiaan, relawan PMI berada paling depan garda, utamanya pelayanan donor darah, penanggulangan bencana, serta aksi sosial kemasyarakatan.

Advertisement

Karena itu, PMI sudah saatnya naik kelas. Pemerintah daerah (Pemda) selalu memperhatikan PMI. Hubungan keduanya juga saatnya ditingkatkan: dari hubungan pemberi bantuan menjadi kemitraan dalam membangun ekosistem kemanusiaan.

Pemda dapat mengintegrasikan program PMI dengan agenda kebencanaan, kesehatan, perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Dukungan anggaran tetap diperlukan, tetapi harus ditempatkan secara terukur, transparan dan berbasis manfaat.

Di sisi lain, PMI juga harus berinovasi agar semakin mandiri dan berkelanjutan. Inovasi dalam memperoleh sumber pembiayaan akan selalu membuat program tetap bertahan ketika kebijakan anggaran berubah.

Maka PMI perlu memperkuat empat sumber dukungan: pemerintah, masyarakat, dunia usaha melalui CSR, dan kemitraan sosial.

Advertisement

Artikel Terkait

HUT ke-81, PMI Kudus Gelar Rangkaian Kegiatan Peduli Bergerak Bersama

HUT ke-81, PMI Kudus Gelar Rangkaian Kegiatan Peduli Bergerak Bersama

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kudus siap meriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) PMI ke-81 dengan sederet agenda sosial dan kemanusiaan.

Hari Jadi ke-81 Jateng, Gubernur Ahmad Luthfi Pimpin Doa untuk Korban Bencana NTT

Hari Jadi ke-81 Jateng, Gubernur Ahmad Luthfi Pimpin Doa untuk Korban Bencana NTT

Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah di Kabupaten Boyolali berlangsung dalam suasana penuh empati.

Tri Suci Waisak 2026: Seruan Damai dari Borobudur untuk Dunia yang Berkonflik

Tri Suci Waisak 2026: Seruan Damai dari Borobudur untuk Dunia yang Berkonflik

Umat Buddha diajak untuk mengambil peran aktif sebagai pelopor perdamaian di tengah dunia yang semakin diwarnai berbagai konflik dan krisis kemanusiaan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer