Kabupaten Blora Dapat Apresiasi Gubernur Jawa Tengah Masuk Top 10 IDSD Jawa Tengah

Arif Fakhrian Khalim • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:19 WIB
PENGHARGAAN: Bupati Blora Arief Rohman (kiri) menerima penghargaan top 10 IDSD Jawa Tengah dari Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi (kanan) di Alun-alun Boyolali.
PENGHARGAAN: Bupati Blora Arief Rohman (kiri) menerima penghargaan top 10 IDSD Jawa Tengah dari Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi (kanan) di Alun-alun Boyolali.

BLORA - Kabupaten Blora kembali menorehkan prastasi istimewa saat peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah di Alun-alun Boyolali. Mampu menembus 10 besar Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) dan bersaing dengan 35 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah

Bupati Blora Arief Rohman mengaku bangga dengan kinerja, kerja keras, inovasi dan kolaborasi yang dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat serta jajaran Pemkab Blora sehingga mampu meningkatkan daya saing wilayah. Ditambah, sebagai parameter kinerja dari ASN Pemkab Blora agar daya saing daerah ini semakin baik dan pelayanan masyarakat terus semakin ditingkatkan. Intinya harus melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

“Pada momen hari jadi Jawa Tengah ini kami diberikan pesan oleh Gubernur Jawa Tengah untuk bisa kompak, bersinergi dan mendukung kemajuan Jawa Tengah. Beliau juga berpesan agar terus meningkatkan nilai IDSD dan bersaing dengan 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah,” ucap Bupati Blora Arief Rohman mengingat pesan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

Diketahui nilai IDSD Kabupaten Blora mengalami peningkatan setiap tahun. Dari 3,58 pada 2024, menjadi 3,70 pada 2025, atau naik 0,12 poin. Bupati Blora Arief Rohman meminta kepada seluruh ASN untuk meningkatkan kualitas dan memberikan pelayanan terbaik.

“Kami berharap bisa terus memperbaiki dan mempertahankan nilai IDSD ini. Tidak hanya sekedar nilai tetapi outputnya adalah pelayanan kita kepada masyarakat kecepatan untuk kita melayani harus ditingkatkan terus,” tuturnya.

Piala Top 10 IDSD tingkat Provinsi Jawa Tengah
Piala Top 10 IDSD tingkat Provinsi Jawa Tengah

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Blora Antonius Sriandwi Nugrahanto mengatakan, capaian prestasi itu diperoleh melalui rangkaian penilaian laporan, presentasi, dan wawancara. Penilaian tidak hanya melihat skor IDSD, tetapi juga bagaimana pemerintah daerah memanfaatkan data tersebut sebagai dasar dalam menyusun dan memperbaiki kebijakan pembangunan.

“Kami menilai capaian tersebut bukanlah tujuan akhir. IDSD juga digunakan untuk memetakan sektor yang sudah berkembang sekaligus mengidentifikasi persoalan yang masih perlu diperbaiki,” ujarnya. (ari)

Editor : Eko Santoso
IDSD blora jawa tengah