BLORA – Kabupaten Blora mulai membuka peluang untuk memiliki sirkuit road race permanen.
Salah satu lokasi yang tengah dipertimbangkan adalah Jalan Baru di Kelurahan Mlangsen, Kecamatan Blora.
Gagasan pembangunan arena balap permanen tersebut muncul seiring tingginya minat masyarakat Blora terhadap olahraga otomotif.
Rencana itu juga akan diupayakan untuk mendapat dukungan pemerintah pusat agar pengembangan sarana olahraga otomotif di daerah dapat berjalan lebih serius.
Anggota Komisi V DPR RI Danang Wicaksana Sulistya mengatakan, potensi tersebut terlihat dari antusiasme masyarakat ketika mengikuti maupun menyaksikan berbagai kompetisi otomotif di Blora.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri DWS Dragbike Championship 2026 yang berlangsung di Jalan Pemuda, Blora, Sabtu (15/8).
Menurut Danang, perkembangan olahraga otomotif di Blora cukup menjanjikan. Ia bahkan sebelumnya telah melihat langsung pelaksanaan road race yang digelar Ikatan Motor Indonesia (IMI) Blora pada Februari 2026 di kawasan sekitar Alun-Alun Blora.
Dari kegiatan tersebut, muncul keinginan untuk menghadirkan arena balap yang lebih representatif dan dapat digunakan dalam jangka panjang.
"Saat road race kemarin, saya melihat kondisi sirkuit di sekitar alun-alun. Teman-teman Blora juga punya keinginan untuk mewujudkan adanya sirkuit," ujarnya.
Danang menyebut keberadaan sirkuit permanen nantinya tidak hanya ditujukan untuk perlombaan road race.
Arena tersebut juga dapat dikembangkan sebagai tempat pembinaan atlet otomotif, latihan, hingga kegiatan cabang lain seperti gokart.
Bersama Bupati Blora Arief Rohman, ia telah membicarakan sejumlah lahan milik pemerintah daerah yang berpotensi dikembangkan menjadi lokasi sirkuit.
Salah satu titik yang turut dibahas berada di kawasan depan Pasar Sidomakmur. Namun, lokasi tersebut masih membutuhkan kajian lebih lanjut sebelum ditetapkan sebagai calon pembangunan sirkuit.
"Tadi diskusi dengan Pak Bupati, ada beberapa titik ruang milik Pemda. Salah satunya di depan Pasar Sidomakmur, katanya itu aset Pemda," katanya.
Untuk merealisasikan rencana tersebut, Danang berencana menjalin komunikasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Kementerian Pekerjaan Umum.
Menurutnya, pembangunan sirkuit dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat fasilitas olahraga otomotif sekaligus mendukung pembinaan atlet berprestasi.
Terlebih, IMI Jawa Tengah juga telah menyampaikan adanya sejumlah wilayah yang berpotensi dikembangkan menjadi lokasi sirkuit permanen.
Arena tersebut nantinya tidak hanya berfungsi sebagai tempat perlombaan, tetapi juga sebagai pusat latihan dan pembinaan prestasi.
Bupati Blora Arief Rohman menyambut positif pelaksanaan DWS Dragbike Championship 2026.
Menurutnya, kompetisi resmi dapat menjadi ruang yang tepat bagi generasi muda untuk menyalurkan kegemaran terhadap dunia balap secara aman dan terarah.
Ia mengapresiasi dukungan Danang Wicaksana bersama IMI Blora yang telah menghadirkan ajang tersebut di Kabupaten Blora.
"Harapannya, bakat anak-anak muda Blora bisa tersalurkan melalui ajang resmi seperti ini. Yang biasanya balap liar di jalan, bisa kita arahkan ke event resmi. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan di Kabupaten Blora," lanjutnya.
Keberadaan arena balap yang memadai juga dinilai dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi aktivitas balap liar di jalan umum.
Pemerintah Kabupaten Blora berharap olahraga otomotif tidak berhenti sebagai ajang hiburan.
Jika dikelola dengan baik, kegiatan tersebut dapat menjadi sarana pembinaan atlet, mendorong ekonomi kreatif, sekaligus membuka ruang bagi anak muda untuk berkompetisi secara profesional.
Ketua IMI Blora Adiria menambahkan, pembahasan mengenai pembangunan sirkuit juga telah dilakukan bersama pemerintah daerah.
Jalan Baru di wilayah Mlangsen menjadi salah satu lokasi yang saat ini masuk dalam pembahasan. Meski demikian, pihaknya masih melakukan kajian untuk melihat kelayakan lokasi tersebut sebagai arena balap permanen.
Adiria berharap rencana tersebut dapat diwujudkan sehingga para pecinta otomotif di Blora memiliki tempat khusus untuk mengembangkan kemampuan dan menyalurkan hobinya.
Jika terealisasi, sirkuit permanen di Blora diharapkan bukan hanya menjadi lokasi perlombaan, tetapi juga menjadi ruang pembinaan bagi bibit-bibit pembalap muda dari daerah.
Tadi Pak Bupati dan Bu Wakil Bupati bersama Mas Danang, kita juga mengupayakan sirkuit. Tadi ada pembicaraan sedikit mengenai rencana di Jalan Baru.
Nantinya lokasi tersebut masih kita kaji. Semoga bisa terealisasi agar anak-anak pecinta otomotif di Blora memiliki tempat untuk menyalurkan minat dan bakatnya," ujar Adiria. (ari)
Editor : Ali Mustofa