BLORA - Pemerintah terus menggenjot pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis pada seluruh Masyarakat di Indonesia khususnya Kabupaten Blora. Para tenaga kesehatan tersebut melakukan CKG dengan jemput bola ke masyarakat.
Salah satunya dilakukan oleh Puskesmas Puledagel di Balai Desa Geneng, kemarin.
“Kami punya inovasi yang judulnya 'Mas Pul Keliling', ini inovasi yang menindaklanjuti hasil CKG. Kami follow up kalau memang ada temuan penyakit berisiko, kami datang ke rumah untuk selalu mengkondisikan yaitu kontrol rutin dan berobat rutin,” ujar Kepala Puskesmas Puledagel Teguh Ratmono.
Inovasi itu hadir karena banyak warga yang setelah mengikuti CKG tidak melanjutkan pengobatan. Melalui program tersebut, petugas Puskesmas Puledagel akan mendatangi rumah warga yang hasil CKG-nya menunjukkan risiko tinggi.
"Keluhan yang terjadi itu yang umum di masyarakat biasanya yang tinggi itu hipertensi. Yang kedua diabetes melitus penyakit kencing manis. Itu yang lainnya seperti osteoporosis dan lain-lain, tapi yang pokok itu yang terjadi di masyarakat,”jelasnya.
Hingga pertengahan semester 2026, capaian CKG di Puskesmas Puledagel sudah mencapai 47 persen dari total 17.760 jumlah penduduk di 10 desa wilayah kerja. Puskesmas Puledagel memastikan program CKG menyasar seluruh lapisan masyarakat. Tidak hanya warga umum, tapi juga perangkat desa, kader, ODGJ, hingga kelompok berisiko lainnya.
"Semua masyarakat itu mendapatkan CKG. Kita kemarin Satpol PP, di BMD, di bencana, itu kita lakukan. Termasuk kemarin juga tanggal 28 kemarin kita juga CKG di lokalisasi. Jadi semua elemen masyarakat mendapatkan CKG,”ungkapnya.
Teguh menjelasakan, Cek Kesehatan Gratis (CKG) itu meliputi screening awal menggunakan lembar screening. Jika ditemukan indikasi, maka akan dilanjutkan dengan pemeriksaan laboratorium.
“Tujuannya agar penyakit kronis dan penyakit berisiko bisa segera tertangani. Dengan adanya inovasi inovasi ini, Puskesmas Puledagel berharap pasien tidak hanya berhenti di tahap pemeriksaan, tetapi benar-benar mendapatkan penanganan lanjutan sehingga komplikasi dapat dicegah.
Sementara itu, Kepala Desa Geneng, Jati Halim yang juga ikut CKG menyambut baik adanya program tersebut.
“Kalau kami mewakili pemerintah desa juga sangat antusias adanya program ini karena membantu kami melaksanakan tujuan dari pemerintah untuk pemeriksaan kesehatan gratis itu. Jadi masyarakat kami semakin sadar akan kesehatan," ucapnya.
Dalam mengikuti CKG, diketahui dirinya terdeteksi mempunyai kadar asam urat yang melebihi batas normal.
“Asam urat saya ini 7,3 berarti alhamdulillah hampir normal belum normal hampir normal gitu ya. Jadi ini sangat membantu," ujarnya.
Setelah mengetahui adanya kadar asam urat dalam tubuhnya, dia berusaha untuk menjaga pola makan.
"Asam urat itu memang benar-benar mengganggu saya, sering asam urat tinggi. Makanya kalau kita ada cek kayak gini kan tahu, kapan kita harus menjaga pola makan itu saja," jelas dia.
Selain Mas Pul Keliling, Puskesmas Puledagel juga mempunyai 43 inovasi layanan kesehatan.
Berikut daftarnya:
1 Gemeshi (Gerakan Untuk Mengatasi Penyakit Hipertensi)
2 Lentera DM (Langkah Skrining dan Pemantauan Terpadu Penyakit Diabetes Melitus)
3 Cemilan MMS (Cegah Ibu Hamil Anemia dengan MMS)
4 Jemput HIV (Jemput Bola Pelayanan Tes HIV)
5 Gerakan Rock N Roll (Gerakan Rokok No Rutinkan Olahraga)
6 Sapa Gizi (Sahabat Pendamping Keluarga Sadar Gizi)
7 Kiss Si Dia (Kampanye Informasi Kesehatan Berbasis Media)
8 Sadis SOP (Saku Digital SOP)
9 Lapis Kenyal (Pelayanan Prolanis Berkualitas Menjamin Kenyamanan dan Kesehatan Secara Lengkap)
10 Assiek (Ayo Sukseskan ASI Eksklusi)
11 Pelok Basi (Pengaksesan Lokakaryamini Berbasis Sistem Informasi)
12 Pemilik Data (Pemantauan Minum Oralit dan Zink pada Balita)
13 Imuds (Intervensi Muter Desa)
14 Manja Pol (Manajemen Pengelolaan Obat di Puskesmas Puledagel Kabupaten Blora)
15 Kartu Hati (Harapan Tensi Ideal)
16 Supe Tetdra (Serangkaian Upaya Pemberian Tablet Tambah Darah Rematri)
17 Gemphita (Gerakan Mengobati Penderita HIV/ AIDS)
18 Genid (Gerakan Penemuan HIV/AIDS)
19 Lasegar Selasi (Lansia Sehat dan Bugar Dengan Senam Lana)
20 CT Bin Reputlah (Teknologi Point Of Care Testing Hemoglobin Remaja Putri di Sekolah)
21 Ketupat TBC (Kenali Tuntaskan Pencegahan Aktif TBC)
22 Protein Emas (Program Terintegrasi Pencegahan Stunting Untuk Generasi Emas)
23 Monika Resti (Monitoring Berkala Kehamilan Resiko Tinggi)
24 Tas Kecap (Tuntaskan Kecacingan Dengan Minum Obat Massal)
25 Siap Rame (Isi Lengkap Rekam Medis Elektronik)
26 Pos Gipul (Pos Kesehatan Gigi dan Mulut Puledagel)
27 Siap Kak Pul (Solusi Sampah Kita Puskesmas Puledagel)
28 ZIpirleng (Ibu Peduli Imunisasi Rutin Lengkap)
29 Belok Kanan Repot (Belanja Alokasi Keuangan pada Rekanan Terlaporkan Bukti Potong)
30 Sammbat (Sahabat Mengedukasi Minum Obat dan Vitamin)
31 Si Cekatan (Skrining Cegah Resiko Masa Tumbuh Awal Terintegrasi dan Komperehensif)
32 Kebun Persik Gita (Kegiatan Bunda Periksa Kesehatan Gigi Balita)
33 Kepiting (Kelas Pijat Anti Stunting)
34 Si Pujaan (Sistem Penyimpanan Penjagaan Cuti Kepegawaian)
35 Pule Sayang (Puskesmas Puledagel Sapa dan Layani ODGJ di Kampung)
36 Gebyar KB Pasca Salin (Gerakan Bersama Ibu Bersalin Pulang Sudah Ber-KB)
37 Gembira (Gerakan Masyarakat Basmi Aedes Aegypti Menggunakan Ovitrap Ramah Lingkungan)
38 Membumi And Terarah (Mencegah Ibu Hamil Anemia Dengan Tablet Tambah Darah)
39 Tangkas (Tangkap Tuntaskan Sifilis)
40 Jempol As (Sistem Jemput Nifas Integrasi Follow Up Aktif Sekitar)
41 Gen Wanita Cerdas (Gerakan Wanita Cerdas Deteksi Dini Serviks)
42 Sehati (Sehat Haji Terintegrasi )
43 Sakti (Sekolah Kader Terampil dan Inovatif) 44 Mas Pul Keliling
Editor : Eko Santoso