Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

Pemkab Blora Usulkan 10 Ruas Jalan agar Dapat IJD

Eko Santoso • Selasa, 30 Juni 2026 | 12:50 WIB
Bupati Blora Arief Rohman (EKO SANTOSO)
Bupati Blora Arief Rohman (EKO SANTOSO)

 

BLORA- Pemerintah Kabupaten Blora usulkan 10 ruas jalan agar dapat anggaran pembangunan melalui Inpres Jalan Daerah (IJD). Ruas jalan yang diusulkan tersebar di berbagai Kecamatan, seperti Banjarejo, Jati, Jepon, Sambong, Japah, Kunduran, Ngawen, Blora, dan Cepu.

Bupati Blora Arief Rohman menjelaskan pembangunan infrastruktur jalan merupakan prioritas. Sebab harapan dan ekspektasi masyarakat terkait jalan tinggi. 

Di tengah pemangkasan anggaran dari pemerintahan pusat, salah satu langkah yang ditempuh agar bisa tetap bisa membangun jalan dengan mengusulkan agar dapat IJD. 

"Usulan IJD 10 ruas. Ini ruas-ruas yang harapannya bisa membuka akses pangan, ekonomi dan pariwisata kita jadikan prioritas," tambahnya.

Beberapa waktu lalu pihaknya sempat diundang meresmikan pembangunan jalan IJD. Untuk itu Arief Rohman berharap Blora kembali mendapatkan. 

"Harapan kita IJD lanjut lagi," pintanya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blora Nidzamudin Al Hudda menjelaskan 10 ruas yang diusulkan IJD itu bervariasi. Mulai dari 1,3 kilometer hingga 8,408 kilometer. 

Usulan terbesar diajukan untuk peningkatan Jalan Doplang–Jati–Bangkleyan di Kecamatan Jati. Ruas jalan sepanjang 16,44 kilometer itu diusulkan mendapatkan penanganan sepanjang 8,408 kilometer dengan kebutuhan anggaran sebesar Rp 37,836 miliar. 

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPUPR Blora Danang Adiamintara menambahkan, selain itu ruas lain yang diusulkan di antaranya peningkatan Jalan Banjarejo–Sambonganyar–Rowobungkul di Kecamatan Banjarejo diusulkan ditangani sepanjang 3,676 kilometer dengan anggaran Rp 18,11 miliar.

Kemudian, peningkatan Jalan Japah–Bradag di Kecamatan Japah sepanjang 3,902 kilometer dengan usulan anggaran Rp 17,3 miliar, disusul Jalan Seso–Soko di Kecamatan Jepon sepanjang 3,725 kilometer senilai Rp 16,69 miliar.

"Peningkatan Jalan Ngawen–Semawur–Srigading di Kecamatan Ngawen juga masuk dalam daftar usulan. Penanganan sepanjang 3,405 kilometer diperkirakan membutuhkan anggaran Rp 16,285 miliar," imbuhnya. 

Sementara itu, Jalan Sambong–Ledok di Kecamatan Sambong diusulkan ditangani sepanjang 3,534 kilometer dengan biaya Rp14,187 miliar serta Jalan Jagong–Karanggeneng–Srigading di Kecamatan Kunduran sepanjang 2,376 kilometer dengan anggaran Rp11,5 miliar.

Adapun tiga ruas lainnya yang turut diusulkan yakni Jalan Medang–Jatirejo di Kecamatan Blora sepanjang 2,03 kilometer dengan anggaran Rp8,24 miliar, Jalan Sambong–Ngaroto di Kecamatan Sambong sepanjang 1,8 kilometer senilai Rp7,95 miliar, serta Jalan Ngroto–Giyanti–Batas Kabupaten Bojonegoro di Kecamatan Cepu sepanjang 1,3 kilometer dengan usulan biaya Rp5,85 miliar.

"Nantinya ini masih akan diverifikasi pusat," terangnya. (tos)

Editor : Eko Santoso
#jalan #PUPR Blora #ijd #blora #bupati blora arief rohman