Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Teater Lentera Angkat Kerusakan Laut Lewat Lakon Jarbuarong

M. Khoirul Anwar • Minggu, 21 Juni 2026 | 22:15 WIB

 

KEREN: Pementasan Teater Lentera dengan lakon Jarbuarong di Stadium Budaya Tirtonadi Kabupaten Blora.
KEREN: Pementasan Teater Lentera dengan lakon Jarbuarong di Stadium Budaya Tirtonadi Kabupaten Blora.

 

 

 

RADAR KUDUS - Teater Lentera Jepara mementaskan lakon Jarbuarong di Stadium Tirtonadi, Blora, Sabtu (20/6/2026), sebagai kampanye pelestarian lingkungan laut. Melalui pendekatan teater fantasi, kelompok teater ini mengangkat dampak penambangan pasir laut dan kerusakan ekosistem bawah laut yang mengancam habitat ikan dan terumbu karang.

Jarbuarong Bercerita tentang Laut yang Terancam

Lakon Jarbuarong mengisahkan kehidupan bawah laut yang porak poranda akibat aktivitas mesin Jager Tong, alat penghisap pasir yang merusak habitat biota laut.

Dalam cerita tersebut, tokoh Jarbuarong terpaksa meninggalkan kampung halamannya setelah lingkungan tempat hidupnya rusak. Di tengah pengembaraan, ia bertemu Silago dan Barbaron yang juga menghadapi ancaman makhluk buas bernama Tuan Bongkeng.

Kisah fantasi tersebut menjadi metafora kerusakan lingkungan yang terjadi akibat aktivitas manusia terhadap ekosistem laut.

Teater Fantasi untuk Kampanye Pelestarian Lingkungan

Sutradara sekaligus penulis lakon Jarbuarong, Maseko BS, mengatakan pementasan ini merupakan upaya mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kondisi laut.

Menurutnya, aktivitas penambangan pasir dan pencemaran sampah laut dapat mengganggu keseimbangan ekosistem serta mengancam kehidupan berbagai biota laut.

"Penggarapan pementasan kali ini kami menggunakan pendekatan teater fantasi. Harapannya pementasan kami dapat dinikmati segala usia karena kami membawa misi pelestarian lingkungan dan laut," ujarnya, Minggu (21/6/2026).

Untuk memperkuat pesan yang disampaikan, Teater Lentera juga melibatkan penonton dalam beberapa adegan penting selama pementasan berlangsung.

Pentas Keliling Tiga Kota dan Buka Lapak Buku Sastra

Pimpinan Produksi Teater Lentera, Rhobi Shani, menjelaskan Jarbuarong menjadi bagian dari program pentas keliling di tiga kota.

Setelah tampil di Kabupaten Blora, rombongan akan melanjutkan pementasan di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman, Banyumas, pada 28 Juni 2026.

Pementasan berikutnya dijadwalkan berlangsung di Gedung Kesenian Nyimas Rarasantang, Kota Cirebon, pada 4 Juli 2026.

Selain pertunjukan teater, Teater Lentera juga menghadirkan lapak buku sastra dan teater sebagai bagian dari kegiatan literasi kepada masyarakat.

"Pentas keliling kali ini kami tidak hanya datang untuk pentas, tetapi juga ada lapak buku-buku sastra dan teater," kata Rhobi.

Melalui lakon Jarbuarong, Teater Lentera Jepara tidak hanya menghadirkan hiburan panggung, tetapi juga menyampaikan pesan penting tentang ancaman kerusakan laut. Pementasan tersebut menjadi cara kreatif mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan.

 

 

 

Editor : Admin
#seni pertunjukan #Teater Lentera Jepara #Jarbuarong #Pelestarian Laut #Maseko BS