BLORA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora kembali menggelar ajang bursa kerja bertajuk Blora Job Fair 2026 yang akan berlangsung selama dua hari.
Yakni Rabu hingga Kamis, 10–11 Juni 2026, di GOR Mustika Blora.
Kegiatan ini diproyeksikan menjadi wadah besar bagi para pencari kerja untuk mendapatkan peluang kerja dari berbagai perusahaan.
Tahun ini, sebanyak 31 perusahaan dipastikan ambil bagian dalam kegiatan tersebut dengan total 7.439 lowongan kerja yang tersedia.
Perusahaan-perusahaan tersebut berasal dari dalam maupun luar daerah dengan beragam sektor industri.
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Blora, Endro Budi Dermawan, menyebutkan bahwa sektor retail menjadi penyumbang perusahaan terbanyak dalam bursa kerja tahun ini.
“31 perusahaan terlibat, tahun ini perusahaan retail yang paling banyak,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dari total peserta, terdapat 19 perusahaan di sektor retail dan 12 perusahaan dari sektor padat karya.
Beberapa perusahaan besar juga turut membuka banyak posisi, di antaranya Pungkook Grobogan yang menyediakan sekitar 3.000 lowongan kerja, serta PWI (Parkland World Indonesia) Rembang dengan 1.000 lowongan.
Sementara itu, sektor retail seperti Gacoan juga membuka hingga 400 posisi.
Endro menambahkan, sebagian besar lowongan kerja berasal dari perusahaan swasta, sedangkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hanya diwakili oleh sektor perbankan.
Ia juga menyebutkan bahwa perusahaan seperti Pertamina dan Perhutani tidak pernah ikut serta dalam kegiatan ini.
“Selama ini Pertamina dan Perhutani tidak pernah ikut. Kita buka untuk umum, jadi bukan kita yang meminta, tapi mereka yang mendaftar secara mandiri,” jelasnya.
Hal serupa juga terjadi pada BUMD, baik tingkat kabupaten maupun provinsi yang belum pernah berpartisipasi dalam job fair tersebut.
Lebih lanjut, Endro mengingatkan para pencari kerja agar mempersiapkan diri dengan baik sebelum mengikuti kegiatan ini, terutama dalam hal administrasi dan kesiapan mental.
“Jadi mental pelamar kerja tidak boleh turun saat berhadapan dengan perwakilan perusahaan atau HRD. Selain itu CV dan riwayat hidup harus dibuat sebaik mungkin agar menarik perhatian perusahaan,” pesannya. (ari)
Editor : Ali Mustofa