Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Sambangi Berbagai Destinasi Wisata di Blora, Dua Bule Jerman Terpesona

Eko Santoso • Rabu, 3 Juni 2026 | 15:33 WIB
MENIKMATI: Joann Liewald (kiri) dan Claudia Liewald (kanan) saat berfoto Goa Terawang. (EKO SANTOSO/RADAR KUDUS)
MENIKMATI: Joann Liewald (kiri) dan Claudia Liewald (kanan) saat berfoto di Goa Terawang. (EKO SANTOSO/RADAR KUDUS)

 

BLORA- Dua warga Jerman, Joann Liewald dan Claudia Liewald terpesona dengan berbagai destinasi wisata di Blora. Pasangan suami-istri itu menilai Blora tempat yang sangat bagus untuk dikunjungi. Terlebih orang-orang di Blora ramah-ramah. 

Sejak Senin 1 Juni hingga hari ini (03/06), mereka telah mengunjungi beberapa tempat.

Pada Senin, mereka berkunjung di Loco Tour sejak pagi hingga sore. Lalu berlanjut pada malam hari menikmati kuliner di Sate Pak Daman. 

Di rumah makan Sate Pak Daman, kedua bule itu dijamu Bupati Blora Arief Rohman. Joann Liewald dan Claudia Liewald berterimakasih lantaran Pemerintah Kabupaten Blora menyambut dengan baik. 

"Government is very friendly," tutur Joann Liewald. 

Mencicipi Sate Kambing adalah pengalaman pertama bagi mereka. Claudia menilai makanan khas Blora itu lezat. 

"Kami makan sate yang sangat lezat. Sate lokal dari daging kambing. Kami sudah tahu sate ayam dan sate sapi, tapi belum pernah mencoba sate kambing. Jadi, itu sesuatu yang baru bagi kami," jelas Claudia.

Setelah jamuan malam itu, Selasa (2/06) Joann Liewald dan Claudia Liewald melanjutkan kunjungan. Yakni ke Goa Terawang dan Wisata Banyu Bening (WBB). 

Kunjungan berlanjut pada Rabu (03/06). Mereka menyambangi Kopi Santen dan Kampung Samin Klopoduwur. 

Dari berbagai tempat yang telah disambangi, Joann Liewald terpesona dengan berbagai destinasi wisata yang ada di Blora. Karena bervariasi dan menjadi hal baru bagi dia. 

"Ini tempat yang sangat, sangat bagus dan semua orang sangat ramah kepada kami," bebernya. 

Saat di Loco Tour ia menyaksikan banyak kereta tua. Ia bersama istrinya juga menaiki kereta tua itu. Hal itu jadi pengalaman yang menarik.

"Menyenangkan sekali pergi dengan kereta api," ujarnya. 

Sementara saat di Goa Terawang, selain melihat goa yang unik dengan pencahayaan dari atas, pohon-pohon jati yang besar di sekitar goa menyajikan pemandangan indah.

"Di Goa Terawang, ya, monyet-monyet tentunya, lalu goa itu sangat indah dan mistis. Ya, saya bisa merasakan aura mistis di dalam tempat itu, sangat bagus saat cahaya masuk ke dalam. Sangat luar biasa, saya menyukainya," jelas Claudia.

Ia mengapresiasi kebersihan di Goa Terawang lantaran dirawat dengan baik. Lingkungan lestari. 

"Di dalamnya di mana-mana semuanya sangat bersih. Mereka merawatnya dengan sangat baik. Jadi, kami senang melihat orang-orang menjaga alam dengan sangat baik. Itu sangat bagus," terang Joann menambahkan.

Joann Liewald dan Claudia Liewald akan melanjutkan kunjungan ke tempat-tempat ikonik dan bersejarah di Blora lainnya sampai 5 Juni. Mereka baru angkat kaki dari Blora 6 Juni untuk kembali ke Jerman. 

Kunjungan mereka di Blora ini awalnya untuk menjenguk penulis Soesilo Toer, adik dari Sastrawan kondang Pramoedya Ananta Toer. Lalu berlanjut dengan menyambangi berbagai destinasi wisata. 

Mereka rela menempuh perjalanan antar benua untuk bertemu Soesilo Toer, bukanlah tanpa sebab.

Joann bercerita, semua bermula dari ibunya, Margit Liewald yang waktu itu ikut penggalangan dana melalui Amnesty Internasional untuk turut serta membebaskan Pramoedya Ananta Toer keluar dari penjara.

Joann bilang dia sempat berjumpa dengan Pramoedya Ananta Toer sebelum tahun 2000. Ia pun mengaku punya kedekatan emosional dengan keluarga besar Pramoedya Ananta Toer.

"Saya tahu Pramoedya sudah meninggal. Saya juga tahu adiknya, Soesilo Toer. Dan tahun lalu, saat liburan, kami baru mengetahui kalau Soesilo masih hidup, jadi kami ingin mengunjunginya," terang dia. (tos)

Editor : Eko Santoso
#Goa terawang #kopi santen blora #jerman #blora #wisatawan