BLORA- Pemerintah Kabupaten Blora bisa dapat pemasukan tambahan seiring legalisasi sumur masyarakat. Namun tidak dalam retribusi, melainkan lewat skema hibah.
Di Blora total ada 2.697 sumur minyak masyarakat di Blora yang legal. Dari jumlah itu dikelola tiga pihak.
Yakni BUMD PT Blora Patra Energi (BPE), Koperasi Blora Migas Energi (BME) dan UMKM PT Mataram Connection Nusantara (MCN).
BUMD PT Blora Patra Energi (BPE) mengelola 509 sumur minyak masyarakat. Koperasi Blora Migas Energi (BME) mengelola 1.698 dan UMKM PT Mataram Connection Nusantara (MCN) mengelola 490 sumur minyak masyarakat.
Komisaris BUMD PT Blora Patra Energi (BPE) Seno Margo Utomo menjelaskan jika pihaknya sempat berdiskusi dengan pemerintah Kabupaten Blora. Seperti Kepala Bagian (Kabag) Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Blora dan Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (BPPKAD) Blora.
Dalam pertemuan itu mereka membahas potensi pendapatan dari legalisasi sumur minyak masyarakat. Tujuannya agar pemkab bisa menaikkan pendapatan asli daerah (PAD).
"Dasarnya Pasal 33 UUD dan Pasal 117 UU HKPD yang atur DBH Migas serta Permen EDM no 14 tahun 2025 sebagai acuan utama," bebernya.
Hanya bentuk pendapatan nantinya tidak bisa lewat skema retribusi. Sebab dalam UU HKPD, retribusi terkait minerba hanya boleh ditarik pemerintah pusat.
"Peserta diskusi sepakat ada mekanisme pendapatan lain-lain yang sah seperti Hibah atau donasi pihak ketiga. Hal ini bisa jadi alternatif pendapatan dari sumur minyak masyarakat yang diterima Pemkab," tuturnya.
Pihaknya menjelaskan skema hibah ini bisa diterapkan untuk membuat Koperasi Blora Migas Energi (BME) dan UMKM PT Mataram Connection Nusantara (MCN) turut berkontribusi pada PAD.
Untuk ia berharap dua pengelola itu memiliki komitmen bersama untuk berkontribusi pada PAD. Sebab dalam skema hibah tak ada batasan minimal maupun maksimal. Yang dibutuhkan komitmen dan kemauan berkontribusi dalam membangun daerah.
Sementara untuk BPE, lantaran BUMD, sudah secara otomatis keuntungan akan masuk ke pemerintah daerah.
"BPE ada 509 titik sumur minyak rakyat. Kami terbuka untuk investor. Ini akan menjadi potensi sebagai sumber pendapatan PAD bagi pemkab," tambahnya. (tos)
Editor : Eko Santoso