Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bangga Campur Haru, Sapi Kesayangan Warga Blora Dilirik untuk Kurban Presiden

Ali Mustofa • Kamis, 30 April 2026 | 14:42 WIB
BANGGA: Surati saat mengelus sapi miliknya di kandang. (EKO SANTOSO/RADAR KUDUS)
BANGGA: Surati saat mengelus sapi miliknya di kandang. (EKO SANTOSO/RADAR KUDUS)

BLORA - Seekor sapi berbobot 1,1 ton milik warga Dukuh Kaligandu, Desa Perantauan, Kecamatan Bogorejo, diusulkan menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto.

Sapi jenis Limousin tersebut telah dipelihara selama kurang lebih lima tahun.

Pemilik sapi, Surati, mengaku tidak menerapkan perawatan khusus selama memelihara ternaknya.

Pakan yang diberikan pun tergolong sederhana, berupa rumput seperti sapi pada umumnya tanpa tambahan konsentrat, hanya sesekali diberi dedak dan singkong.

Ia menjelaskan, pemberian pakan tidak selalu terjadwal.

Terkadang sapi diberi makan tiga hingga empat kali sehari, namun ada kalanya hanya sekali, tergantung ketersediaan pakan.

Meski begitu, sapi tersebut tumbuh optimal hingga mencapai bobot 1,1 ton.

Surati mengetahui sapinya diusulkan menjadi hewan kurban presiden setelah mendapat kunjungan dari perwakilan dinas terkait.

Ia mengaku merasa bangga sekaligus bahagia mendengar kabar tersebut, meski di sisi lain muncul rasa haru karena sudah menganggap sapi itu seperti anak sendiri.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan DP4 Blora, Rasmiyana, menjelaskan bahwa alokasi bantuan hewan kurban dari Presiden untuk Kabupaten Blora tahun ini tetap sama seperti tahun sebelumnya, yakni satu ekor sapi yang akan disalurkan kepada masyarakat.

Menurutnya, sapi milik Surati dinyatakan sehat dan memenuhi persyaratan sebagai hewan kurban.

Ada sejumlah kriteria yang harus dipenuhi, di antaranya berjenis kelamin jantan, tidak memiliki cacat fisik seperti telinga rusak atau pincang, serta tidak mengalami gangguan pada organ reproduksi.

Selain itu, bobot hewan juga harus sesuai ketentuan. Untuk bantuan hewan kurban presiden, bobot minimal yang diajukan adalah 1.000 kilogram atau 1 ton.

Sapi milik warga Desa Perantauan tersebut dinilai telah memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan. (tos)

Editor : Ali Mustofa
#limousin #Presiden Prabowo #hewan kurban #blora #Sapi kurban