BLORA- Buka akses wilayah pedesaan, empat titik jembatan garuda dibangun di Blora. Empat titik itu tersebar di empat kecamatan.
Di antaranya yakni di Dukuh Jati, Desa Jati, Kecamatan Jati. Kemudian di Desa Nglebur, Kecamatan Jiken.
Lalu di Dukuh Gabeng, Desa Pengkolrejo, Kecamatan Japah. Serta di Dukuh Wotrangkul, Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo.
Komandan Kodim (Dandim) 0721/Blora, Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, menghadiri peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Jembatan Garuda. Pembangunan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dan membuka akses wilayah pedesaan.
Kegiatan diawali dengan video conference yang terhubung dengan Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin, yang memimpin langsung groundbreaking terpusat dari Dukuh Bolo Wetan, Desa Bolo, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Peletakan batu pertama oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Blora menandai dimulainya pembangunan yang diharapkan mampu mengurangi keterisolasian wilayah dan memperlancar mobilitas masyarakat.
Dandim 0721/Blora Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto mengatakan, jembatan tersebut akan memberikan manfaat bagi sekitar 175 kepala keluarga atau kurang lebih 500 jiwa di Dukuh Wotrangkul.
“Jembatan ini diharapkan dapat mendukung akses anak-anak menuju sekolah serta memperlancar aktivitas perekonomian masyarakat desa,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas realisasi pembangunan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto. Semoga jembatan ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” katanya.
Asisten II Setda Blora, Dasiran, menyampaikan apresiasi atas dimulainya pembangunan Jembatan Garuda di wilayah tersebut.
“Pembangunan ini diharapkan dapat meningkatkan akses pendidikan, layanan kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kami juga berterima kasih kepada pemerintah desa dan warga yang telah mendukung penuh pembangunan ini,” ujarnya.
Kepala Desa Klopoduwur, Hery Sugiharto, menyebut masyarakat menyambut baik pembangunan jembatan tersebut.
“Warga sangat antusias karena jembatan ini akan mempermudah aktivitas sehari-hari, terutama untuk anak sekolah dan kegiatan pertanian,” katanya.
Selain groundbreaking, kegiatan juga diisi dengan bakti sosial berupa pembagian bantuan sembako kepada warga sekitar lokasi proyek yang diserahkan langsung oleh Dandim 0721/Blora bersama tamu undangan.
Pembangunan Jembatan Garuda diharapkan menjadi solusi atas keterbatasan akses yang selama ini dihadapi masyarakat, sekaligus menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pedesaan. (tos)
Editor : Eko Santoso