BLORA - Keterampilan pemuda pegiat seni di Kabupaten Blora mengadakan kegiatan pameran yang tak biasa. Pameran tersebut mempersembahkan kesenian berbasis teknologi proyeksi dan augmented reality (AR).
Koordinator Red House Art Lab Adhi Ardhiansyah mengatakan, pameran itu ingin menampilkan hal baru dan pertama d Blora. Teman-teman penggiat seni itu mendapat dukungan dari Hotel Azana sebagai tempat pelaksanaan pameran.
“Pameran Rekam Jejak 2026 ini diselenggarakan awal tahun sebagai momentum refleksi dan mengajak semuanya untuk menumbuhkan seni dalam banyak hal. Pameran terbuka untuk umum dan gratis,” ucapnya.
Baca Juga: Musrenbang Blora Didorong Lebih Rasional, Fokus Produktivitas dan Dampak Riil
Ia menambahkan, konsep yang digunakan adalah pameran imersif dengan mengoptimalkan pengalaman seni digital. Dalam pameran itu juga memadukan seni grafis, musik dan visual.
“Ada sebanyak 15 proyektor yang mengeluarkan visual kesenian, dan ada juga tampilan seni sarasi yang dipamerkan. Pameran juga dilaksanakan selama satu minggu, dibuka jam 6 sore sampai 9 malam,” jelasnya.
Devi Lestari salah satu pengunjung pameran mengaku terpukau saat datang ke pameran. Karya seni dibalut dengan visual bagus itu baru pertama kali di Blora.
“Saya kebetulan pecinta seni dan ini pertama kali di Blora, kalau di foto dan didokumentasikan itu bagus. Semoga kedepannya ada banyak pameran yang seperti ini di Blora,” katanya. (ari)
Editor : Mahendra Aditya