Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Perhutani Fasilitasi 39 Desa yang Tak Miliki Lahan untuk Pendirian KDMP di Blora

Eko Santoso • Selasa, 27 Januari 2026 | 15:17 WIB

Kepala Administratur (ADM) Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Blora Yeni Ernaningsih
Kepala Administratur (ADM) Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Blora Yeni Ernaningsih

BLORA – Perum Perhutani fasilitasi 39 desa di Blora yang tak miliki lahan untuk pendirian Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Total akan ada nyaris 4 Hektare lahan yang berada di wilayah pangkuan Perhutani yang akan jadi tempat pendirian bangunan KDMP. 

Kepala Administratur (ADM) Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Blora Yeni Ernaningsih menjelaskan sudah ada 39 desa yang mengusulkan permohonan lahan untuk pendirian KDMP.

Lahan itu terbagi di dua wilayah. Yakni wilayah hutan dan di tanah milik perusahaan Perum Perhutani.

"Usulannya maksimal 1.000 meter persegi untuk masing-masing desa," katanya. 

Dari 39 desa itu, 7 di antaranya akan memanfaatkan lahan milik perusahaan Perum Perhutani. Dan 32 desa mengusulkan di kawasan hutan. 

"Paling banyak di kawasan hutan," bebernya. 

Terkait yang di kawasan hutan, skema yang diusulkan yakni dengan cara dilepaskan dari kawasan hutan. Total sekitar 3 hektare.

Dari pihaknya sudah mengarahkan agar memilih lokasi yang tidak produktif dan tidak memiliki tegakkan tanaman. 

"Jadi tidak perlu nebang kayu," jelasnya. 

Menurutnya prosedur pengajuan diakomodir pihak Pemkab Blora. Diusulkan oleh Bupati ke PLT Direktur Utama Perum Perhutani. 

"Kami bantu kelengkapan. Kami saat ini cek lapangan lokasi yang diusulkan kades," tambahnya. 

Menurutnya hal ini bentuk dukungan Perum Perhutani sebagai perusahaan BUMN untuk mendukung program pemerintah pusat. 

"Kami bantu, kami sampaikan agar semua sesuatu dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku," jelasnya. (tos)

 

Editor : Ali Mustofa
#KDMP #tanah hutan #kph #blora