Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Menu Krowotan Ditolak Siswa dan Wali Murid, SPPG Sidomulyo Blora Berbenah

Eko Santoso • Senin, 1 Desember 2025 | 20:45 WIB
TEGAS: Guru kelas VI SD N 1 Sidomulyo Woro Sri Muryowati saat memberikan keterangan.
TEGAS: Guru kelas VI SD N 1 Sidomulyo Woro Sri Muryowati saat memberikan keterangan.

BLORA – Menu krowotan seperti ubi rebus, jagung, kentang dan sejenisnya yang disajikan SPPG Sidomulyo sempat ditolak para siswa dan wali murid SD N 1 Sidomulyo.

Menu itu dianggap tidak sesuai untuk anak-anak. 

Guru kelas VI SD N Sidomulyo Woro Sri Muryowati menjelaskan pihak sekolah menampung aspirasi dari siswa dan wali murid yang merasa menu tersebut tidak sesuai.

Sehingga membuat siswa enggan untuk memakan. 

"Menunya itu jagung rebus ubi jalar, telur puyuh, dan susu," katanya. 

Lantaran siswa enggan memakan itulah akhirnya menu tersebut tidak diterima. Dikembalikan semua. 

"Kami sampaikan keluhan itu. Bilang ke dapur kalau menu dipending dulu. Ada beberapa sudah dibagikan gak dimakan. Akhirnya ditarik semua makanannya. Hanya diambil susu," tuturnya. 

Setelah disampaikan keluhan itu barulah pihak SPPG melakukan perbaikan. Kini tak ada lagi menu Krowotan. 

"Sampai saat ini belum ada kendala lagi. Wali murid dan anak menerima. Alhamdulillah masukan sekolah ditanggapi," imbuhnya. 

Namun menurutnya orang tua siswa masih membandingkan menu dari SPPG Sidomulyo dengan dapur lain yang sebelumnya mendistribusikan ke SD N 1 Sidomulyo.

Lantaran menunya dinilai lebih baik. 

"Permintaan orang tua mengharap MBG kembali ke dapur pertama. Bukan yang di sini. Minta begitu. Kalau kita guru menerima aja. Baik dari Klopoduwur maupun Sidomulyo. Asal anak menerima, guru menerima. Karena guru gak berhak menolak," tambahnya.

Kepala Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Dapur SPPG Sidomulyo M. Andrean Wahyu Saputra menyatakan memang tidak ada ketentuan bahwa menu krowotan boleh atau tidak. 

"Kita tetap ada takaran gizi. Semua sudah dihitung ahli gizi. Protein, karbo, buah, susu sudah ada," bebernya.

Namun lantaran ada masukan atas menu tersebut, kini pihaknya tak lagi memakai menu itu. 

"Dari menu itu banyak masukan wali murid. Dapur langsung memebenahi menu itu. Sudah tidak lagi memakai menu itu. Menu sekarang diganti dengan lebih variatif. Tidak ada lagi menu rebusan ketela dan kentang," paparnya. 

Setelah dibenahi itu kini tak ada lagi keluhan. Sehingga pendistribusian menu MBG berjalan baik dan lancar. 

"Setelah kami benahi penerima manfaat kembali menerima dengan baik dan antusias," imbuhnya. (tos)

Editor : Ali Mustofa
#SPPG #Mbg #Ditolak #blora