BLORA – Festival mewarnai tingkat PAUD dan TK/RA di Kabupaten Blora yang digelar oleh Jawa Pos Radar Kudus bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora dimulai kemarin.
Untuk babak awal merupakan penyisihan yang digelar di sekolah masing-masing.
Ketua Panitia Festival Mewarnai 2025 Darul Ismawan mengatakan, festival mewarnai ini, kerja sama antara Jawa Pos Radar Kudus dengan Pemkab Blora.
Dinas Pendidikan Blora, Kementerian Agama (Kemenag) Blora, Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Blora, Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Blora, dan Ikatan Guru Raudlatul Athfal (IGRA) Blora.
Untuk pelaksanaan festival mewarnai, mulai 12 sampai 15 November sebagai babak penyisihan yang dilaksanakan di sekolah masing-masing.
Nantinya, akan diambil juara dari setiap kecamatan untuk ikut masuk babak final pada Desember mendatang.
sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-276 Kabupaten Blora.
Kepala Dinas Pendidikan Blora Sunaryo menyambut baik festival mewarnai tersebut.
Ia mengapresiasi sinergi antara pemerintah dan media dalam menyelenggarakan kegiatan yang tidak hanya edukatif, tetapi juga melatih motorik, keberanian, dan kreativitas anak sejak dini ini.
”Dengan acara seperti ini, anak-anak dapat belajar bersosialisasi dan menunjukkan bakat mereka di hadapan banyak orang. Ini juga momen bagi orang tua untuk mengenali potensi luar biasa yang dimiliki anak-anak mereka,” ujar Sunaryo.
Meski penyelenggaraan tahun ini tidak mengincar rekor Muri seperti sebelumnya, ia tetap bangga melihat antusiasme peserta dan dampak positif acara ini.
Terutama terhadap tumbuh kembang anak-anak di Kota Sate.
”Selain memeringati Hari Jadi Blora, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kreatifitas anak lewat festival mewarnai ini,” harapnya.
Dengan semangat yang terus terjaga, festival mewarnai ini, diyakini akan menjadi tradisi yang dinanti-nanti anak-anak setiap tahun.
Sementara itu, Ketua Himpaudi Blora Martini mengatakan, untuk jenjang PAUD yang sudah melaksanakan festival mewarnai ini kemarin, di Kecamatan Jiken dan Banjarejo.
Sedangkan kecamatan lain akan menggelar lomba hari ini, Jumat, dan Sabtu.
”Untuk media koran yang digunakan mewarnai sudah tersalurkan di setiap sekolah. Untuk pelaksanaan sesuai dengan ketentuan ketua Himpaudi kecamatan dan tidak boleh melebihi batas waktu,” ungkapnya.
Ia menyampaikan, untuk ketentuan penjurian nanti diminta untuk setiap pengurus Himpaudi kecamatan menyeleksi secara tepat.
Tujuannya, untuk melihat anak-anak yang mempunyai bakat mewarnai untuk dibimbing oleh guru.
”Semoga dengan acara tahunan festival mewarnai ini, bisa mengembangkan bakat, minat, dan motorik anak-anak dalam mencintai dan belajar seni,” ucapnya.
Terpisah, Yulina, salah satu wali murid TK Panti Asih mengatakan, anaknya sangat antusias dan senang mengikuti festival mewarnai di sekolah.
Anaknya minta untuk membawa alat pewarna pribadi dan datang lebih awal ke sekolah.
”Senang, bisa lihat anak me ngeluarkan hobinya mewarnai ke media baru, koran. Semoga hasil terbaik dan memuaskan bisa dijadikan motivasi untuk tumbuh kembangnya,” harapnya. (ari)
Editor : Ali Mustofa