Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Gua Terawang Eco Park Bersinar, Blora Culture Festival Hadirkan 1.000 Penari dan Ragam Seni Daerah

Redaksi Radar Kudus • Senin, 10 November 2025 | 15:35 WIB
MERIAH: Para penari saat beraksi dalam acara Blora Culture Festival (BCF) di Gua Terawang, Todanan, Blora, pada Sabtu (8/11) lalu
MERIAH: Para penari saat beraksi dalam acara Blora Culture Festival (BCF) di Gua Terawang, Todanan, Blora, pada Sabtu (8/11) lalu

 

 

BLORA – Blora Culture Festival (BCF) di Gua Terawang dimeriahkan 1.000 penari pada Sabtu (8/11) lalu. Kegiatan ini merupakan kali kedua diselenggarakan.

Festival budaya ini, menjadi ruang ekspresi dan kreasi bagi Masyarakat serta ajang promosi potensi daerah.

Mewakili bupati Blora, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Blora Agus Puji Mulyono menyampaikan apresiasi atas semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas, pelaku usaha, akademisi, dan media yang bersatu dalam pelestarian budaya Blora.

”Festival budaya ini, menjadi ruang ekspresi dan kreasi bagi masyarakat. Sekaligus ajang promosi potensi daerah yang kita cintai ini. Blora kaya akan budaya, sejarah, hutan jati, sumber minyak, dan kreativitas masyarakatnya," ujarnya.

"Melalui festival ini, kami ingin menunjukkan bahwa keanekaragaman budaya Blora adalah kekuatan dan kebanggaan bersama,” katanya.

Rangkaian kegiatan Blora Culture Festival 2025 mencakup lomba tari kreasi tingkat SD/MI dan SMP/MTs, reels challenge, penampilan musik etnik SvaraNusa, tari Nara Kera, serta pertunjukan barongan dan tayub 1.000 masal.

Khusus tayub masal kali ini, diikuti oleh peserta dari berbagai unsur.

Mulai dari organisasi pimpinan daerah (OPD) se-Kabupaten Blora, TNI/Polri, organisasi wanita, SMA/SMK, hingga pelajar SMP/MTS se-eks Kawedanan Ngawen.

”Budaya bukan hanya tontonan, tetapi juga identitas dan kebanggaan yang harus kita rawat bersama,” lanjutnya.

Dia menjelaskan, Gua Terawang Eco Park baru saja meraih penghargaan Wonderful Theme Park Impact Award 2025 pada ajang The 1st Indonesia Tourism Marketing Week (ITMW) di Bali pada Oktober lalu.

Capaian ini menunjukkan bahwa pengelolaan wisata berbasis budaya di Blora semakin diakui di tingkat nasional.

”Harapan kami, melalui konsistensi dan inovasi penyelenggaraan Blora Culture Festival, kegiatan ini kedepan dapat masuk dalam jajaran Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," ujarnya.

"Dengan demikian, Blora akan semakin dikenal luas sebagai Kota Budaya, Kota Jati, dan Kota yang penuh energi kreatif,” imbuhnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Forkopimda Kabupaten Blora beserta istri/suami; kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporabudpar) Jawa Tengah; para kepala perangkat daerah; perwakilan TNI dan Polri; para sponsor dan mitra penyelenggara; serta komunitas seni dan budaya Blora.

Kepala Dinporabudpar Kabupaten Blora Iwan Setiyarso menyampaikan, pelaksanaan tayub masal ini, menjadi wujud nyata pelestarian budaya khas Blora.

”Kami berharap tradisi tayub ini, terus berlanjut setiap tahun. Terima kasih kepada para sponsor dan seluruh pihak yang telah mendukung hingga kegiatan ini terlaksana dengan meriah,” ujarnya. (tos)

Editor : Ali Mustofa
#masyarakat #festival budaya #blora #potensi daerah #penari #Gua Terawang