BLORA - Sudah sepekan sejak Minggu (17/8/2025), kebakaran sumur minyak rakyat di Dusun Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah (Jateng), akhirnya padam.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Blora, Damkar, Pertamina, TNI-Polri, serta relawan memastikan kebakaran di sumur minyak tersebut padam pada Sabtu (23/8) sekitar pukul 18:35 WIB.
Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora Agung Triyono mengatakan proses pemadaman berlangsung lama karena api terus menyembur akibat tekanan gas yang tinggi.
“Alhamdulillah, Sabtu (23/8) sekitar pukul 18:35 WIB api sudah berhasil dipadamkan. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, kebakaran hebat ini memakan empat korban jiwa. Korban terakhir bernama Yeti.
Perempuan berusia 30 tahun itu yang sebelumnya menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, akhirnya meninggal dunia.
“Semalam saya dapat kabar bahwa korban luka atas nama Yeti meninggal dunia," ujar Agung saat dikonfirmasi.
"Beliau sebelumnya mengalami luka bakar serius dan dirawat intensif di RS Sardjito,” lanjutnya.
Dengan meninggalnya Yeti, jumlah korban jiwa dalam tragedi ini bertambah menjadi empat orang.
Korban Yeti meninggal pada Jumat (22/8) sekitar pukul 11.00 WIB. Jenazah korban dimakamkan pada Sabtu (23/8) pukul 09.00 WIB sesuai adat setempat.
Adapun daftar korban meninggal yakni: Tanek (60), Sureni (52), Wasini (50) dan Yeti (30).
Sementara itu, seorang balita berusia dua tahun berinisial AD, yang merupakan anak dari almarhumah Yeti, masih menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta.
Kondisinya hingga kini terus dipantau oleh tim medis.
“AD masih dalam perawatan intensif, mudah-mudahan segera ada perkembangan baik,” kata Agung. (ari)
Editor : Ali Mustofa