BLORA - Pemadaman kebakaran sumur minyak berlangsung dramatis.
Sebanyak 102 petugas pemadam kebakaran, empat eskavator dan 13 mobil tangki air dikerahkan untuk melakukan pemadaman total kebakaran sumur minyak di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo.
Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Kudus, petugas pemadaman melakukan penyemprotan sejak pukul 13.50 dan dihentikan sementara pada pukul 14.38.
Dilakukan penyemprotan selama 30 menit, api masih belum padam.
Komandan Regu petugas kebakaran Andi Utomo mengatakan, untuk pemadaman itu akan menggunakan tiga cara.
Pertama melakukan penyemprotan dengan menggunakan metode busa untuk pendinginan titik api. Apabila kurang efektif, rencana akan menggunakan lumpur.
“Lumpur itu gunanya mempersempit titik api. Jika masih belum efektif, teman-teman pemadam dari Pertamina akan melakukan penutupan sumur,” ucapnya.
Untuk tahap awal dilakukan pengecekan armada baik tangki air dan alat pemadaman berfungsi dengan bagus.
Untuk tim yang dikerahkan ada dari Pertamina Ep Cepu, PPSDM Migas, Pertamina TEJR, Damkar Blora, BPBD 6 kabupaten, relawan, TNI dan Polri.
“Total petugas yang nantinya melakukan pengamanan, pemadaman dan petugas inti ada 102 orang. Untuk kondisi api saat ini masih menyala namun tidak begitu besar. Sekitar 25 persen sisanya,”jelasnya.
Ia menyampaikan, teknik menyemprotkan air selama dua jam tanpa henti itu semoga bisa dipadamkan. Untuk target pemadaman itu hari ini bisa diselesaikan.
“Kondisi api sudah turun drastis,” ucapnya. (ari)
Editor : Ali Mustofa