BLORA - Pembelajaran di Sekolah Rakyat Menengah Atas 18 Blora diperkirakan mulai pada Oktober mendatang. Pasalnya, murid-murid masih melakukan kegiatan matrikulasi pembelajaran selama dua bulan.
Kepala SRMA 18 Blora Tri Yuli Setyoningrum mengatakan, kegiatan pembelajaran itu diperkirakan dua bulan lagi. Untuk saat ini masih tahap awal untuk mengetahui minat bakat siswa dan orientasi.
“Matrikulasi dan MPLS ini berjalan selama tiga bulan, dimulai pada Juli, Agustus dan September. Pembelajan direncanakan mulai Oktober,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tujuan kegiatan matrikulasi itu untuk pembiasaan kepada siswa dalam melaksanakan kegiatan di SRMA 18 Blora. Meliputi shalat berjamaah, kegiatan keagamaan, literasi dan tahap pengenalan.
“Siswa ini kan dulunya berasal darj latar belakang yang berbeda. Ini yang kami tekankan sebagai tahap pengenalan dan pembiasaan kepada siswa. Jadi kami samakan dulu presepsi hidup di asrama,” jelasnya.
Yuli menyampaikan, untuk fasilitas sekolah masih ada yang belum lengkap. Tahap pengiriman dari kementerian masih diupayakan secepatnya.
“Alat-alat pembelajaran dan smartboard masih tahap pengiriman. Namun, kegiatan matrikulasi berjalan dengan lancar,” ucapnya.
Pihaknya menuturkan, untuk tahun pembelajaran di sekolah rakyat itu sama dengan sekolah menengah atas (SMA) pada umumnya. Ikut peraturan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk perubahan tahun ajar itu Juli.
“Jadi sama, mulainya Juli dan nanti perubahan juga selesai Juli. Untuk saat ini kondisi guru, tenaga asuh dan siswa tidak mengundurkan diri serta masih koperatif,” tuturnya. (ari)
Editor : Mahendra Aditya