Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Blora Siapkan Kawasan Cepu Raya, Gandeng Daerah Tetangga Tarik Investor

Zainal Abidin RK • Senin, 30 Juni 2025 | 13:48 WIB
DIALOG: Bupati Blora Arief Rohman berdiskusi membahas Kawasan Cepu Raya bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia Pratikno di stasiun Cepu.
DIALOG: Bupati Blora Arief Rohman berdiskusi membahas Kawasan Cepu Raya bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia Pratikno di stasiun Cepu.

BLORA  - Seribu cara dipakai Pemerintah Kabupaten Blora untuk memebangun daerah ujung timur di Provinsi Jawa Tengah. Selain melakukan utang, melobi untuk meningkatkan DBH, juga membangun daerah dengan konsep kawasan.

Hal itu untuk menggandeng daerah perbatasan guna bersinergi membangun kawasan.

Bupati Blora Arief Rohman mengatakan gagasan awal terkait ide pembangunan kawasan berasal dari Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno.

Dengan maksud mengoptimalkan potensi di masing-masing kabupaten untuk membangun sebuah kawasan bernama Cepu Raya. Agar makin menarik minat investasi. 

“Kita punya keunggulan. Punya cadangan gas besar,” paparnya.

Hal itu menjadi modal penting untuk turut mengembangkan wilayah kawasan dan menarik investor.

Arief mencontohkan beberapa waktu lalu ada investor masuk yang bergerak pada bidang bioethanol dan energi terbarukan.

“Arahan pemerintah pusat seperti apa nanti kita kerjakan bersama,” tuturnya.

Menurutnya Kawsan Cepu Raya sudah sangat tepat. Sebab di Cepu terdapat berbagai akses. Dari pusat pendidikan migas, pelatihan, BUMN, Perhutani, KAI, tanah ESDM, Bandara, hingga terminal tipe A. Yang semua fasilitas itu bisa menghubungkan berbagai orang dari berbagai wilayah.

“Potensi ini bisa jadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di Jateng bagian timur. Untuk itu perlu melibatkan daerah lain. Kami kebetulan punya sinergi dengan Ngawi, Bojonegoro kaitannya dengan pembangunan Bendungan Karangnongko. Ini bisa berdampak pada sektor pertanian untuk irigasi. Terlebih mayoritas di sini petani,” bebernya.

Selain itu, juga dilibatkan berbagai diaspora Blora untuk membangun wilayah kawasan. Terlebih beberapa diaspora dari Blora menjabat posisi strategis.

Seperti Jenderal Agus Andrianto yang saat ini menjabat sebagai Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“Dengan Pak Agus kemarin disetujui pendirian kantor Imigrasi TPI. Ini juga dalam rangka tarik investor. Juga melibatkan daerah sekitar. Karena nanti pemeriksaan di sini,” paparnya.

Selain itu pihaknya juga bekerjsama dengan beerbagai universitas. Sampai saat ini puluhan MOU dengan berbagai universitas sudah dilakukan.

Bupati juga menyampaikan agar Pemerintah Pusat membantu memperpanjang landasan di Bandara Ngloram Cepu. Tujuannya agar makin bisa mendukung potensi penerbangan umroh.

“Ini kita usullkan ke Pak Presiden Prabowo,” tambahnya.

Dengan berbagai hal tersebut ia yakin wilayah Kawasan Cepu Raya ini akan turut meningkatkan pembangunan. Juga berdampak positif untuk daerah sekitar.

“Kita hilangkan ego sektoral, dengan memanfaatkan kelebihan masing-masing, menggali potensi, kita maju bersama,” tukasnya. (tos/zen)

Editor : Zainal Abidin RK
#pembangunan blora #Cepu Raya #sinergi antar daerah #bupati arief rohman #kawasan cepu raya #blora #blora hari ini #bupati arief