BLORA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperluas di Kabupaten Blora.
Hingga kini, tiga dapur gizi telah resmi beroperasi di dua kecamatan, yakni Blora Kota dan Cepu, dengan total 9 ribu penerima manfaat.
Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Czi Yuli Hartanto mengungkapkan, pihaknya telah menambah jumlah dapur gizi untuk mendukung program ini.
Pembangunan dapur tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan mitra mandiri yang telah berkoordinasi dengan Kodim dan Badan Gizi Nasional (BGN).
“Di Kecamatan Cepu saat ini sudah ada dua dapur, sementara satu dapur pusat berada di area Lapangan Kridosono, Blora Kota.
Dapur-dapur ini sudah mulai beroperasi sejak Senin (17/2) lalu,” jelasnya.
Menurutnya, kehadiran dapur-dapur ini diharapkan dapat mempercepat realisasi program makan bergizi yang dicanangkan pemerintah pusat.
Setiap dapur ditargetkan mampu melayani minimal 3 ribu penerima manfaat setiap harinya.
“Jadi, dengan tiga dapur yang ada saat ini, total penerima manfaat sudah mencapai 9 ribu orang.
Ke depan, kami berharap tahun ini bisa membangun hingga 50 dapur MBG.
Program ini merupakan instruksi langsung dari presiden dengan konsep memanfaatkan tanah milik TNI atau menggunakan sistem pinjam pakai, tanpa melalui mekanisme hibah,” paparnya.
Perluasan Dapur Gizi Masih dalam Perencanaan
Sebelumnya, Dandim 0721/Blora Letkol Czi Yuli Hartanto juga mengonfirmasi bahwa Badan Gizi Nasional (BGN) menargetkan pembangunan hingga 50 dapur gizi di Blora.
Saat ini, layanan dapur masih terkonsentrasi di wilayah perkotaan dan belum menjangkau daerah-daerah pelosok secara maksimal.
“Memang rencana dari BGN pusat ini bertujuan untuk pemerataan, sehingga tidak hanya di wilayah perkotaan saja yang mendapatkan layanan makan bergizi gratis,” ungkapnya.
Namun, ia mengakui bahwa realisasi pembangunan 50 dapur gizi masih dalam tahap perencanaan.
Dibutuhkan anggaran besar serta kesiapan sumber daya untuk membangun dan mengoperasikan dapur-dapur tersebut di berbagai titik di Blora.
“Ini masih sebatas rencana, belum ada kepastian mengenai skema dan timeline pelaksanaannya dari BGN pusat,” tambahnya.
Dengan adanya dapur gizi ini, diharapkan program MBG dapat membantu meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan.
Pemerintah dan TNI terus berupaya memperluas jangkauan layanan agar manfaat dari program ini bisa dirasakan secara merata di seluruh Kabupaten Blora. (ari)
Editor : Mahendra Aditya