Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Longsor di Jembatan Kalirejo Penghubung Kecamatan Ngawen ke Blora Bahayakan Pengendara, Warga: Pak Tolong Segera Perbaiki

Arif Fakhrian Khalim • Sabtu, 21 Desember 2024 | 16:19 WIB

 

LONGSOR: Seorang pengendara melewati jalan di kawasan jembatan Kalirejo, Kecamatan Banjarejo, longsor pada Jumat, 20 Desember 2024.
LONGSOR: Seorang pengendara melewati jalan di kawasan jembatan Kalirejo, Kecamatan Banjarejo, longsor pada Jumat, 20 Desember 2024.

 BLORA- Tanah longsor terjadi di kawasan jembatan Kalirejo, Kecamatan Banjarejo Minggu (15/12).

Tanah longsor itu terjadi persis di ujung sebelah barat jembatan Kalirejo. Pembatas jalan dan sebagian aspal juga tampak tergerus air. Longsor.

Akibat tanah longsor itu, hanya separuh jalan atau jembatan yang bisa dilewati kendaraan. Jembatan itu termasuk jalan alternatif dari Kecamatan Ngawen ke Kabupaten Blora.

Salah seorang siswi SMA Negeri 1 Ngawen, Eka Sukma Candra, 17, mengatakan longsor terjadi pada Minggu (15/12) sore. Ia mengaku was-was ketika melintas di jembatan tersebut.

"Itu longsornya kemarin sore. Kemarin sore sampai malam itu kan kondisinya memang sedang hujan. Setiap hari saya melintasi jembatan tersebut saat hendak berangkat ke sekolah,” ucapnya

Ia menambahkan, tentu membahayakan bagi pengendara, apalagi kondisinya tidak bisa dibuat simpangan.

Mobil saja harus bergantian kalau mau lewat dari arah berlawanan sebabnya jalan ini tinggal separuh.

"Ya semoga segera diperbaiki. Kan banyak anak sekolah yang juga lewat sini," terangnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh salah seorang pengendara motor, Andre Pratama (27) Warga Desa Banjarejo itu merasa khawatir ketika melintas di jembatan yang dekat dengan area tanah longsor.

Ia khawatir jika tiba-tiba terjadi longsor susulan, dan mengakibatkan jembatan ambrol.

"Lebih khawatir ya mas, kalau misalkan terjadi longsor susulan, terus jembatannya ambrol, kan berbahaya. Jadi kalau lewat malah takut, takut terjadi longsor susulan, karena saya setiap hari lewat sini," jelasnya.

Andre berharap tanah yang longsor tersebut segera diperbaiki. Apalagi di musim hujan seperti ini, menurutnya potensi terjadi longsoran sangat besar.

"Harapannya semoga cepat diperbaiki, apalagi ini musim hujan, takut kalau longsor susulan malah membahayakan masyarakat yang lewat," terangnya.

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Kudus, di area lokasi tanah longsor sudah dipasang rambu-rambu untuk berhati-hati oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blora.

Selain itu, di area tanah longsor hingga jembatan juga dipasang garis kuning hitam untuk peringatan, dan jembatan yang bisa dilalui hanya separuh. (ari/zen)

 

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#blora #longsor #pemkab blora #jembatan longsor