BLORA – Pagar tembok Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM) roboh dan menimpa dua rumah warga.
Yaitu milik Marsinah dan Tabah. Beralamat di RT 10 RW 2 Kelurahan Karangjati, Kecamatan Blora. Kondisinya rusak.
Untuk rumah Marsinah, kerusakan terjadi pada dinding. Dinding bagian kamar jebol.
Marsinah hanya bisa menutup dinding yang jebol itu dengan bahan seadanya.
"Saat kejadian saya di rumah bagian depan. Tiba-tiba tembok pagar ambrol. Menimpa dinding kamar, dua motor dan satu sepeda listrik," ujar Marsinah.
Sementara itu Tabah menjelaskan saat kejadian ia sedang di kamar.
Saat itu terdengar suara gemuruh. Saat ditengok ternyata rumahnya sudah tertimpa pagar tembok dari Dindagkop UKM.
"Teras saya rusak. Dan dinding jebol," katanya.
Robohnya pagar tembok Dindagkop UKM itu terjadi pada Minggu (20/10) siang saat hujan.
Karena sampai kini belum ada perbaikan dari Dinas, ia hanya bisa menutup tembok yang jebol dengan kain.
"Katanya dari dinas janji mau memperbaiki. Tapi ini belum. Ini puing-puing tembok roboh juga masih berserakan. Mungkin mau dibersihkan dahulu," paparnya.
Pasca insiden robohnya pagar tembok Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM), hingga kini dinas masih bungkam.
Namun saat dikonfirmasi tak membalas. Saat ditelpon tak diangkat.
Sementara saat disambangi di kantor, semua pegawai yang ada tak berani memberikan komentar. Dan meminta menunggu keterangan dari kepala dinas.
Pantauan di lapangan, puing-puing pagar tembok masih berserakan. Memenuhi pinggir rumah warga.
Tampak ada yang mulai mengambil bongkahan pakai mobil bak terbuka dengan dua bekerja. Mereka dari pihak Dinas.
Pagar tembok yang roboh itu relatif panjang. Sekitar 25 meter. Pagar tembok roboh ke Utara menimpa dua rumah warga. Sehingga halaman rumah warga dipenuhi bongkahan. (tos)
Editor : Ali Mustofa