BLORA — Pasangan calon bupati dan wakil bupati Blora Arief Rohman-Sri Setyorini (Asri) mendapatkan dukungan 75 persen kursi atau tiga perempat kursi di parlemen DPRD Blora. Yaitu 34 kursi atau 75,5 persen dari jumlah total 45 kursi DPRD Blora.
Asri bakal deklarasi sebelum akhirnya mendaftar ke KPU Kabupaten Blora pada hari ini, Rabu (28/8).
Deklarasi itu rencananya dilangsungkan pukul 13.00 WIB di Graha Nusantara dan dilanjutkan pukul 15.00 WIB mendaftar ke KPU.
Sekretaris Desk Pilkada DPC PKB Blora Muhammad Hamdun menjelaskan jika sejauh ini ada 12 partai yang mengusung Asri. Dan berpotensi bertambah seiring masih adanya komunikasi dan dialog.
"Sampai saat ini yang menyatakan dukungan ada 12 partai. Yakni delapan partai parlemen. Dan empat parpol nonparlemen," jelasnya.
Partai-partai parlemen yang mengusung Asri itu di antaranya PKB, Gerindra, Golkar, Hanura, Nasdem, PKS, Perindo, Demokrat.
"Sementara empat partai non parlemen yang mengusung yakni Gelora, PSI, PAN dan PBB," tuturnya.
Tak hanya itu, pihak Asri juga masih menjalin komunikasi dengan partai lain yang belum menentukan sikap. Di antaranya PPP, PKN, Buruh, Garuda, dan Umat.
Menurutnya meski ada putusan MK yang melonggarkan ambang batas, hal itu tak memecahkan koalisi yang telah dibentuk. Sehingga dukungan koalisi parpol tersebut solid.
"Situasi karena terjalin lama, kesepakatan sudah terbangun. Intinya masih komitmen kesepakatan awal. Koalisi tidak tergerus," tambahnya.
Menurutnya setelah deklarasi akan dilanjutkan dengan mendaftar ke KPU Kabupaten Blora.
"Besok kami awali dengan deklarasi di Graha Nusantara jam 1. Kemudian jam 3 baru ke KPU mendaftar," jelasnya.
Pemilihan Rabu itu karena masukan dari para sesepuh. Juga hasil istikharah. Sehingga Asri mantap mendaftar pada Rabu.
"Semua hari memang bagus. Namun para sesepuh bilang di antara tiga hari itu yang paling baik Rabu," tambahnya.
Menurutnya nantinya semua parpol yang mendukung akan ikut hadir. Mulai dari sekretaris dan ketua. Mereka akan diajak deklarasi dan kemudian pawai.
"Karena jarak dari Graha ke KPU setengah sampai satu kilometer, nanti kami jalan. Nanti ada arak-arakan dan iring-iringan," paparnya.
Menurutnya nanti ada dua kemungkinan. Yakni akan diarak naik becak atau andong. Selain itu juga akan ada group kesenian.
"Biar suasana semarak. Kan ini harus menyenangkan," tambahnya.
Sementara itu dari rekomendasi PDI Perjuangan itu Abu Nafi akan berpasangan dengan staf Bambang Pacul, Andika Adikrishna.
Ia menjelaskan Abu Nafi-Andika Adikrishna, memakai tagline Abdi.
"Kami Abdi rakyat. Saya sudah mempersiapkan diri saya untuk saya wakafkan pada masyarakat Blora. Kami gak janji. Tapi kami akan mengabdi pada masyarakat," jelasnya.
Menurutnya hal itu sudah dipertimbangkan. Ia pun sudah mendapatkan restu dari sang istri. Hanya saja ada pesan penting istrinya yang harus dipenuhi.
"Pesan istri saya boleh nyalon, nanti kalau jadi tak boleh main proyek. Tak boleh jual beli jabatan," terangnya.
Pihaknya menjelaskan jika sejauh ini memang baru PDI Perjuangan yang merekomendasikan dirinya untuk nyalon.
Namun hal itu sudah cukup dengan adanya putusan MK.
Delapan kursi PDI Perjuangan di kursi dewan DPRD sudah lebih dari cukup.
"Saya sendiri orang PPP. Namun dari PPP memang rekom belum turun. Saya punya keyakinan ke kita. Karena ini saya kader PPP," tambahnya.
Meski harus menghadapi petahana dengan dukungan partai dominan, pihaknya tak ambil pusing. Sebab menurutnya orang-orang partai politik yang mendukung petahana Arief Rohman juga teman dekatnya.
"37 kursi yang mendukung petahana itu sebenarnya teman saya. Sahabat saya. Saya rasa ini tak ada lawan. Semua saudara. Tidak mustahil, mereka berpikir mana yang baik dan kurang baik. Sehingga bukan mustahil pilih saya," paparnya. (tos/zen)
Editor : Abdul Rokhim