BLORA – Dalam rangka proses verifikasi lokasi dan alokasi usulan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2025 oleh Kemendikbudristek, Dinas Pendidikan Kabupaten Blora melalui Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) mengundang Kepala SMP beserta operator sekolah yang dipimpin Kasi Sarpras dan Aset SMP Catur Januarti bersama staf terkait di Aula C.
Guna mendukung usulan tersebut, Bidang Sarpras memerlukan data-data pendukung dari sekolah yang bersangkutan untuk diuploud melalui aplikasi Krisna agar sekolah dapat mempersiapkan dokumen pendukung pada saat desk verifikasi dan penyampaian data usulan.
Data yang dibutuhkan untuk mendukung usulan berupa ruang kelas baru, ruang administrasi, ruang guru, ruang kepala sekolah hingga ruang TU.
Kemudian ruang perpustakaan, ruang laboratorium sampai toilet.
Kasi Sarpras dan Aset SMP, Catur Januarti menyampaikan bahwa daftar referensi usulan merupakan daftar yang diambil dari Aplikasi Krisna berdasarkan penilaian data DAPODIK yang sudah diinput sekolah masing-masing yang selanjutnya bisa diusulkan sebagai calon lokasi DAK Fisik tahun 2025.
“Sekolah yang sudah diusulkan tidak semuanya mendapatkan alokasi DAK tahun 2025 tergantung dari hasil penilaian dan verifikasi dari Kemendikbudristek," jelasnya.
Pelaksanaan verifikasi dan penyampaian data dukung usulan DAK tahun 2025 mulai tanggal 2 Juli-5 Juli 2024 dengan mengundang sekolah yang bersangkutan.
"Beberapa sekolah itu di antaranya SMPN 5 Cepu, SMP Islam Plus Al Muhibbin, SMP Muhammadiyah 6 Kradenan, SMPS AT-Tajdid, SMPN 4 Jepon Satu Atap, SMPN 2 Doplang," ujarnya.
"SMPN 3 Doplang, SMPN 1 Kedungtuban, SMPN 2 Kunduran, SMPN 2 Ngawen, SMPN 3 Ngawen, SMPN 3 Randublatung, SMPN 4 Randublatung, dan SMPN 3 Menden," paparnya. (tos/*)
Editor : Ali Mustofa