Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kerja Nyaris 24 Jam, Sepuluh Penyelenggara Pemilu di Blora Tumbang dan Dilarikan Ke Puskesmas

Eko Santoso • Jumat, 16 Februari 2024 | 21:56 WIB
Photo
Photo

BLORA - Beratnya tugas sebagai penyelanggara membuat sejumlah anggota ad hoc KPU Kabupaten Blora tumbang.

Mereka kelelahan. Lantaran bekerja nyaris 24 jam. Total ada 10 anggota ad hoc yang alami kesakitan.

Ketua Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kabupaten Blora, Ahmad Mustakim dari sepuluh anggota ad hoc yang kecapean itu terdiri dari KPPS hingga PPS.

"Ada yang beberapa kecapean. Kemudian ada yang alami kecelakaan ringan," katanya.

Satu yang alami kecelakaan itu penyelanggara pemilu dari kecamatan Jati.

Ia jatuh saat membeli tinta printer. Sementara sembilan lainnya kecapean.

"Kalau yang lainnya faktor kelelahan," imbuhnya.

Dari sembilan yang kelelahan itu ada yang sampai pingsan. Kemudian ada pula tiga orang yang harus dilarikan ke puskemas terdekat.

"Tiga itu dari kecamatan Todanan, Kunduran, dan Sambong. Mereka dibawa ke puskesmas terdekat," katanya.

Pihaknya menyebut, penyebab kelelahan karena memang penghitungan suara dinamis.

Sebab ada yang selesai gasik sebelum pukul 12 malan. Ada yang larut hingga subuh.

"Ada yang selesai pukul 02.00 pagi. Ada yang sampai subuh. Karena memang batas penghitungan sampai tanggal 15, Jam 12 siang," paparnya.

Sementara terkait lamanya penghitungan ada beberapa faktor.

Seperti kondisi logistik yang kekurangan, kemudian rekomendasi-rekomendasi saksi dan adanya arahan dari pengawas TPS. (tos)

 

Editor : Ali Mustofa
#Kelelahan #penghitungan suara #KPPS #pemilu #blora #KPU