Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Geger! Gegara Depresi, Lansia di Randublatung Blora Gantung Diri di Depan Rumah! Begini Kronologinya

Arif Fakhrian Khalim • Selasa, 9 Januari 2024 | 02:08 WIB
TKP: Seorang lansia berumur 79 tahun warga Desa Sambongwangan, Randublatung, Blora gantung diri.
TKP: Seorang lansia berumur 79 tahun warga Desa Sambongwangan, Randublatung, Blora gantung diri.

BLORA - Aksi nekat Yadi (79) warga Dukuh Nguleng Desa Sambongwangan, Randublatung, Kabupaten Blora mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Senin (8/1).

Kakek yang hidup seorang diri itu ditemukan tewas menggantungkan diri di depan rumahnya. Kejadian itu sempat mengegerkan warga sekitar.

Hal itu dikonfirmasi Kasi Trantib Kecamatan Randublatung Sugiyanto.

Ia menceritakan, kakek Yadi itu adalah seorang lansia yang dirumah sendirian tidak ada anak atau saudara yang menemani.

Sebelum ditemukan tewas tergantung, salah seorang warga sempat melihat Yadi sedang sarapan pagi seperti biasanya.

Ia menyebut tidak ada tanda-tanda mencurigakan saat pagi hari. 

"Namun, beberapa jam kemudian. Korban sudah dalam keadaan menggantung diteras rumah. Dia menggunakan media seutas tali tampar untuk bunuh diri," jelasnya.

Melihat kondisi Yadi, warga setempat sempat geger hingga kemudian ada warga yang berinisiatif mengubungi perangkat desa dan kepolisian.

"Korban diturunkan kemudian dilakukan pemeriksaan oleh tim medis," imbuh Sugiyanto.

Sementara, Kapolsek Randublatung AKP Pujiono mengatakan kejadian gantung diri yang dialami oleh kakek lansia itu karena unsur kesadaran pribadi.

Hal itu lantaran saat dilakukan pemeriksaan tidak ada unsur kekerasan pada tubuh korban.

"Kesimpulannya, murni bunuh diri. Karena tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuhnya," katanya.

Pihaknya menduga korban mengalami depresi akibat penyakit yang dideritanya yang tak kunjung sembuh.

"Dari keterangan saksi-saksi, korban mengalami sakit menahun, diduga depresi hingga nekat gantung diri," pungkasnya. (ari)

*Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikologi, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

 

Editor : Dzikrina Abdillah
#randublatung #gantung diri #lansia #bunuh diri