Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Peserta Festival Mewarnai Media Koran di Blora selalu Membeludak, Tahun Ini Dipastikan Ada Pemecahan Rekor Muri

Arif Fakhrian Khalim • Selasa, 28 November 2023 | 18:30 WIB
BERI SUPORT: Bupati Blora Arief Rohman (tengah), Direktur Jawa Pos Radar Kudus Baehaqi (dua dari kanan) beserta Forkopimda Blora hadir saat final Festival Mewarnai tahun lalu.
BERI SUPORT: Bupati Blora Arief Rohman (tengah), Direktur Jawa Pos Radar Kudus Baehaqi (dua dari kanan) beserta Forkopimda Blora hadir saat final Festival Mewarnai tahun lalu.

 

BLORA – Festival mewarnai dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Blora telah berlangsung sejak lama.

Kini, kegiatan kerja sama awal yang dilakukan antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, Dinas Pendidikan Blora, dan Kementerian Agama (Kemenag) Blora, dengan Jawa Pos Radar Kudus ini, semakin popular.

Manajer Iklan Jawa Pos Radar Kudus Ugik WP mengatakan, festival mewarnai ini, diadakan untuk menyambut HUT Kabupaten Blora.

Kegiatan ini, dulu awalnya kerja sama antara Pemkab Blora, Dinas Pendidikan Blora, dan Kemenag Blora dengan Jawa Pos Radar Kudus.

”Festival mewarnai ini, kali pertama digelar pada 2017 lalu. Pemkab Blora melalui Dinas Pendidikan Blora dan Kemenag Blora ingin melihat kemampuan anak-anak usia dini dalam suatu kegiatan. Alhasil, diadakanlah festival mewarnai yang diikuti seluruh anak di tingkat TK/RA dan PAUD (pendidikan anak usia dini),” jelasnya.

Dia menerangkan, saat itu sistem lombanya, dimulai dari tingkat masing-masing kecamatan.

Kemudian peserta dengan penilaian terbaik, akan masuk ke tingkat kabupaten.

Waktu pelaksanaan kegiatan itu, berhari-hari. Sampai final dilaksanakan secara serentak yang digelar di Pendapa Kabupaten Blora dan disaksikan bupati Blora.

”Pada saat awal membuat kegiatan ini, kendalanya untuk meyakinkan wali murid TK dan PAUD, agar anaknya diikutkan lomba mewarnai di media koran," ujarnya.

"Ketika hasil media koran yang sudah diwarnai kami tunjukkan ke wali murid, mereka percaya dan antusias. Bahkan tahun demi tahun jumlah pesertanya semakin bertambah,” terangnya lagi.

MERIAH: Guru dan orang tua peserta menyaksikan dari tribun GOR Mustika Blora saat penyelenggaraan Festival Mewarnai 2022 lalu.
MERIAH: Guru dan orang tua peserta menyaksikan dari tribun GOR Mustika Blora saat penyelenggaraan Festival Mewarnai 2022 lalu.

Ugik menjelaskan, pada tahun pertama Festival Mewarnai digelar atau pada 2027 lalu, pesertanya hanya sekitar 12 ribu anak.

Kemudian pada 2018 pesertanya naik menjadi 16 ribu. Selanjutnya, pada 2019 ada 18 ribu peserta. Namun, pada 2020 tidak kegiatan ini dilaksanakan, karena ada pandemi Covid-19.

”Pada akhir 2021 dulu, dengan melihat kondisi Covid-19 semakin mereda, ditandai dengan diperbolehkannya pertemuan tatap muka (PTM) terbatas, festival mewarnai diadakan lagi. Pesertanya membeludak hingga mencapai 25 ribu,” ujarnya.

Kemudian penyelenggaraan tahun lalu, total jumlah peserta ada sekitar 26 ribu. Untuk final pelaksanaannya digelar di GOR Mustika Blora dengan dihadiri Bupati Blora Arief Rohman, Bunda PAUD Ainia Sholichah, Direktur Jawa Pos Radar Kudus Baehaqi, dan forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda).

Dia menambahkan, penyelenggaraan untuk tahun ini, nantinya akan ada yang menarik dan spesial pada HUT ke-274 Blora.

”Bakal ada pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) kategori mewarnai di media koran dengan jumlah anak terbanyak,” imbuhnya. (ari/lin)

Editor : Ali Mustofa
#rekor muri #blora #media koran #Festival Mewarnai