BLORA - Tiga rumah di Dukuh Karangmojo, Desa Talokwohmojo, Ngawen ludes terbakar.
Selain rumah, turut ludes yakni uang tunai puluhan juta.
Kejadian itu berlangsung Senin (9/10) pada pukul 11.15 WIB.
Baca Juga: Begini Penjelasan Polisi Soal Penangkapan Pencuri Kayu di Hutan Cepu Blora
Akibat kebakaran itu kerugian ditaksir mencapai Rp 330 juta.
Tiga rumah yang terbakar ludes itu milik warga setempat. Yakni Ngalimin, 67 dan Lasmini, 41 keduanya bertetangga.
Diketahui, api semula diduga berasal dari rumah Lasmini yang kemudian merambat ke rumah Ngalimin.
Baca Juga: Optimalisasi Bandara Ngloram Cepu, Ini yang Dilakukan Pemkab Blora
Kapolsek Ngawen AKP Lilik Eko Sukaryono menjelaskan Lasmini semula hendak memasuki rumah usai pergi.
Ia seketika melihat ada kobaran api dari kamar anaknya. Kemudian ia meminta bantuan kepada tetangga.
"Selanjutnya warga sekitar berusaha untuk memadamkan kobaran api. Tetapi tidak sanggup karena api semakin membesar dan menjalar ke rumah milik korban kedua," imbuhnya.
Setelah 15 menit kemudian, tim dari pemadam kebakaran Kecamatan Ngawen dan BPBD Kabupaten Blora datang. Dan berhasil memadamkan api.
"Adapun penyebab kebakaran yaitu dari konsleting listrik yang berasal dari kamar anak dari korban pertama," katanya.
Adapun kerugian yang dialami Lasmini yakni rumah yang terbuat dari kayu jati yang ludes terbakar. Dengan nominal kerugian Rp. 150 juta.
Sementara untuk rumah Ngalimin yakni rumah ditambah dengan uang tunai. Dengan total kerugian rumah ditaksir Rp 150 juta.
Ditambah dengan uang tunai yang disimpan sebesar Rp 30 juta. Sehingga total kerugian Ngalimin mencapai Rp 180 juta.
Baca Juga: Kebangetan! Komplotan Maling Nekat Mencuri Tiang Listrik di Siang Bolong di Blora, Begini Modusnya!
"Jadi untuk total kerugian materiil yaitu Rp. 330.000.000,- (tiga ratus juta tiga puluh juta rupiah). Namun tidak ada korban jiwa," tambahnya. (tos/khim)
Editor : Abdul Rokhim