Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Sempat Tuai Pro dan Kontra, Baliho Prabowo-Gibran di Blora Akhirnya Dicopot

Arif Fakhrian Khalim • Jumat, 29 September 2023 | 21:14 WIB

 

HEBOH: Baliho Prabowo dan Gibran terpasang di Jalan Raya Seso-Sayuran, Blora.
HEBOH: Baliho Prabowo dan Gibran terpasang di Jalan Raya Seso-Sayuran, Blora.

BLORA – Sebuah baliho dengan gambar Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, minggu lalu sempat menuai perhatian warga dan Dewan Pimpinan Cabang Partai Politik Gerindra Blora.

Pasalnya, baliho yang terpasang di Jalan Raya Seso-Sayuran, Blora itu tidak diketahui oleh DPC Gerindra Blora orang yang memasang baliho tersebut.

Diketahui, baliho yang viral itu bergambar calon presiden 2024 (Capres) Prabowo Subianto dan putra sulung Joko Widodo yaitu Gibran Rakabuming Raka dengan ukuran sekitar 2x3 meter itu bertuliskan Dukung Indonesia Negara Maju 2045.

Pasalnya, Prabowo Subianto belum memastikan calon wakil presiden (Cawapres) saat pemilu nanti.

Ketua DPC Gerindra Blora Djoko Nugroho mengatakan tidak mengetahui adanya kemunculan baliho tersebut.

Pihaknya mengaku tidak pernah memerintahkan para kadernya untuk memasang baliho atau pun banner dengan menyandingkan kedua tokoh tersebut.

Pihaknya hanya berani memasang baliho yang menyandingkan Prabowo Subianto dengan para calon legislatif dari Partai Gerindra.

“Saya tidak tahu kalau ada baliho gambar seperti itu. Sejauh ini, saya hanya masang gambar Prabowo dengan calon legislatif dari Gerindra sendiri. Nanti akan saya suruh cek teman-teman di lapangan,” ucapnya.

Pantauan Jawa Pos Radar Kudus Selasa (26/9) siang, baliho tersebut sudah hilang dan hanya menyisakan rangka baliho yang terbuat dari bambu.

Salah satu petani Margono mengatakan, baliho itu sudah dicopot orang hari Minggu (24/9).

Sebenarnya tidak usah dicopot, sebab petani sering menggunakan baliho tersebut sebagai tempat meneduh mereka. (ari)

 

Editor : Ali Mustofa
#prabowo #blora #baliho #gerindra