Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Geger! Warga Jepangrejo Blora Ditemukan Gantung Diri di Hutan Blungun, Begini Kronologinya

Ahmad Za'iimul Chanief • Kamis, 20 Juli 2023 | 00:01 WIB

Illustari jasad bunuh diri. (RADAR MOJOKERTO)
Illustari jasad bunuh diri. (RADAR MOJOKERTO)



BLORA 
– Seorang pria berinisial J (36) ditemukan tewas usai gantung diri di hutan turut Desa Blungun, Jepon, pada Rabu (19/7).

Diketahui, pria tersebut merupakan warga Jepangrejo, Kecamatan/Kabupaten Blora.

Korban berambut cepak ini ditemukan tewas dalam posisi menggantung di pohon jati yang ada di hutan.

Tepatnya di kawasan hutan petak 1104C Rencana Pengelolaan Hutan (RPH) Ngodo Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) Blungun KPH Cepu.

Baca Juga: Gadaikan Mobil Sewaan, Pria asal Grobogan Ini Dibekuk Polsek Tunjungan Blora

Saat ditemukan, korban mengenakan baju berwarna merah dan bercelana pendek warna hitam.

Sendal korban sisi kanan masih terpakai di kaki.

Sedangkan sandal kiri terjatuh tak jauh dari tempat korban mengakhiri hidupnya.

Selain itu, ditemukan pula motor Yamaha Jupiter bernopol K-2830-AH.

Sepeda motor itu berada kurang lebih 10 meter dari lokasi kejadian.

Baca Juga: Bejat! Pria di Blora Ini Tega Cabuli Anak di Bawah Umur, Begini Modusnya

Kapolsek Jepon AKP Ramin menyebut, tim kepolisian bersama tim medis setempat telah mengidentifikasi korban.

"Ya, benar di Blungun. Tim anggota Reskrim dan Puskesmas Jepon sudah mengidentifikasi korban," ungkapnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kudus, korban belum menikah dan memiliki riwayat suka menyendiri.

Pihak kepolisian hingga saat ini belum mengetahui penyebab korban nekat mengakhiri hidup dengan bunuh diri.

Diduga korban sebelum menggantung untuk mencapai ikatan kayu atas naik dulu ke pohon jati.

Kemudian setelah mengikatkan tali dengan ranting pohon.

Lalu mengikatkan lehernya dan korban menjatuhkan diri dari atas pohon jati tersebut.

"Tidak diketemukan tindak pidana atau benar-benar bunuh diri dengan cara gantung diri," jelasnya.

Baca Juga: Rela Jadi Sales untuk Promosikan Kampung Samin, Bupati Blora Diganjar Radar Kudus Award 2023

Sementara itu, Plt Kepala Dinsos P3A Blora Luluk Kusuma Agung Ariadi turut menyesalkan kejadian itu.

Berdasarkan informasi yang didapatkannya, korban sering menyendiri.

Pihaknya mengungkapkan, komunikasi dalam keluarga dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam pencegahan bunuh diri.

Di samping berbagai faktor lain baik internal maupun eksternal, serta iman dan taqwa yang menurutnya harus terus dijaga.

"Kami turut berduka cita atas kejadian tersebut, korban info sering menyendiri," jelasnya.

"Kami berharap kejadian serupa tidak terjadi kembali, matur sembah nuwun," katanya. (cha/khim)

Editor : Abdul Rokhim
#bunuh diri blora #tewas #japerejo #gantung diri #blora #hutan blungun