Penghargaan atas prestasi kebersihan lingkungan ini merupakan yang keempat kalinya. Sebelumnya, Kabupaten Blora pernah menerima adipura pada 1992, 1993, dan tahun 2016. Prestasi itu diperoleh setelah melalui proses penilaian yang panjang.
Penghargaan Adipura diterima langsung Bupati Blora Arief Rohman. Prestasi ini merupakan sebuah penghargaan dari Presiden RI untuk kategori Kota Kecil Terbersih selama tahun 2022, yang diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya.
“Penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh tenaga kebersihan, pasukan orange, tim saber sampah dan seluruh masyarakat yang tidak kenal lelah membersihkan lingkungan dan mengelola sampah dengan baik,” jelas Bupati Arief.
Arief mengaku saat ini masih di Jakarta. Sesampainya Blora nanti akan digelar syukuran bersama seluruh tenaga kebersihan (pasukan orange) dan tim saber sampah.
Pihaknya juga terus mendorong pembentukan bank sampah dan tempat pengelolaan sampah berskema reduce, reuse, recycle (TPS 3R) di desa-desa, agar Blora semakin bersih. Itu setelah adanya revitalisasi tempat pembuangan akhir (TPA) di Desa Temurejo, Kecamatan Blora, pada awal tahun lalu.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blora Istadi yang mendampingi Bupati Blora menambahkan, Kabupaten Blora mendapatkan penghargaan Adipura karena menjadi salah satu kota kecil terbersih berdasarkan penilaian yang dilakukan sejak beberapa bulan lalu. “Ini berkat usaha dan doa dari semua masyarakat Blora. Alhamdulillah,” ucapnya. (cha/zen/adv) Editor : Ali Mustofa