Hal itu disampaikan oleh Ketua Komisi D DPRD Blora, Ahmad Labib Hilmy. Dia mengaku akan mengusulkan untuk pembangunan pura bagi umat Hindu yang ada di Kota Sate itu.
"Ada hal yang sangat fundamental yang belum tersentuh, ini kaitan dengan umat hindu yang selama ini masih belum terfasilitasi tempat ibadahnya," terangnya saat ditemui wartawan koran ini.
Usulan itu menurutnya bertujuan agar tempat ibadah untuk semua umat beragama di Kabupaten Blora. Itu bisa difasilitasi oleh pemerintah.
Dari enam agama yang diakui saat ini, hanya umat Hindu yang belum memiliki tempat ibadah khusus. Karenanya, mereka harus ke luar kota untuk melaksanakan ibadah-ibadah dan perayaan hari besar keagamaan tersebut. "Nanti akan kami inisiasi," lanjutnya.
Lebih lanjut dia mengungkapkan, inisiatif tersebut menurutnya menyangkut kesamaan hak sebagai warga negara untuk bisa melaksanakan ibadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing. Berdasarkan data yang dimilikinya, saat ini ada sekitar 20 KK warga Blora yang beragama Hindu.
"Tapi data ini masih belum riil, nantinya masih akan kami data lagi sebelum pengajuan pembangunan pura," imbuhnya. (cha/zen) Editor : Abdul Rokhim