Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dugaan Keracunan MBG di Rembang, Dinkes Minta SPPG Benahi Pengolahan dan Distribusi

A
Penulis: Ali Mustofa❯
INVESTIGASI: Tim Dinkes Rembang saat menelisik dan menelusur di dapur SPPG Mondoteko 3 Rembang beberapa waktu lalu. (DINKES RBG UNTUK RADAR KUDUS)
INVESTIGASI: Tim Dinkes Rembang saat menelisik dan menelusur di dapur SPPG Mondoteko 3 Rembang beberapa waktu lalu. (DINKES RBG UNTUK RADAR KUDUS)

Advertisement

REMBANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rembang terus menindaklanjuti dugaan gangguan kesehatan yang dialami sejumlah siswa dan tenaga pendidik setelah menerima menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pembenahan disiplin penjamah makanan hingga pengaturan waktu distribusi menjadi salah satu perhatian utama dalam evaluasi yang dilakukan.

Kepala Dinkes Rembang dr. Ali Syafi’i melalui Subkoordinator Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja, dan Kesehatan Olahraga, Al-Furqon, menjelaskan pihaknya telah melakukan investigasi terhadap dugaan diare massal tersebut.

Advertisement

Gangguan kesehatan dilaporkan terjadi di empat sekolah, yakni SMPN 5 Rembang, SD Nawawiyah, SMP Islam An-Nawawiyah, serta Sekolah Luar Biasa (SLB) Rembang.

Sejumlah siswa, guru, tenaga tata usaha hingga kepala sekolah dilaporkan mengalami diare.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Dinkes Rembang mendatangi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mondoteko 3 Rembang yang menjadi salah satu lokasi penyedia makanan MBG untuk sekolah-sekolah tersebut.

Advertisement

Dalam pemeriksaan di dapur SPPG, petugas menggali berbagai tahapan pengolahan makanan.

Pemeriksaan mencakup tenaga yang terlibat, bahan makanan yang digunakan, proses memasak, pengemasan, hingga mekanisme pengangkutan makanan menuju sekolah penerima.

Tim juga mengambil sampel makanan untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium. Hasil investigasi lapangan kemudian dibahas melalui evaluasi internal Dinkes Rembang.

Al-Furqon mengatakan hasil evaluasi tersebut telah disampaikan kepada pimpinan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan langkah selanjutnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Hasil Laboratorium Ungkap Penyebab Keracunan MBG di Blora, Ditemukan Bakteri pada Makanan

Hasil Laboratorium Ungkap Penyebab Keracunan MBG di Blora, Ditemukan Bakteri pada Makanan

Penyebab dugaan keracunan yang dialami puluhan siswa SDN 1 dan SDN 3 Tutup, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, mulai terungkap setelah hasil pemeriksaan laboratorium keluar.

MBG Prasmanan di Jepara, Para Siswa Sumringah Minta Tambah Porsi

MBG Prasmanan di Jepara, Para Siswa Sumringah Minta Tambah Porsi

Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar mengatakan, penerapan MBG prasmanan tersebut masih dalam tahap uji coba. Satgas Kabupaten Jepara turut meninjau pelaksanaan sistem tersebut untuk melihat respons siswa dan evaluasu

Ini Menu MBG Prasmanan yang Diuji Coba di Jepara

Ini Menu MBG Prasmanan yang Diuji Coba di Jepara

Ini menu MBG prasmanan yang diuji coba di Jepara. Siswa mendapat nasi putih, otak-otak asam manis, tahu fantasi, tumis buncis wortel, dan buah anggur.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer