Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Randublatung Blora Tanami Jalan Rusak dengan Pohon Pisang

Abdul Rokhim • Jumat, 19 Agustus 2022 | 20:49 WIB
TAMBAL SULAM: Petugas dari Dinas PUPR menambal lubang di Jalan Desa Jatilor tembus Desa godong. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)
TAMBAL SULAM: Petugas dari Dinas PUPR menambal lubang di Jalan Desa Jatilor tembus Desa godong. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)
BLORA – Kekecewaan warga terhadap jalan rusak di Dukuh Nguleng, Desa Sambongwangan, Randublatung, tampaknya tidak terbendung lagi. Rabu (17/8) sore, tampak beberapa pohon pisang ditanam di tengah jalan berlubang yang tergenang air.

Baca Juga : Pasca Haul, Kotak Amal Makam di Blora Dibobol Pencuri

Pohon pisang itu ditanam di jalan poros yang menghubungkan Desa Sambongwangan dengan Desa Gembyungan. Meski belum diketahui secara pasti siapa yang melakukan aksi tanam itu, aksi nekat itu cukup menghebohkan jagad maya.

Menyikapi itu, Kepala Desa Sambongwangan Wahyudi mengatakan, tindakan warga itu dianggap sebagai bentuk protes kepada pemerintah. Namun, dilampiaskan dengan cara yang berbeda.

”Secara pribadi saya juga menyayangkan tindakan itu, namun kami juga tidak mampu membendung aspirasi dari warga. Mungkin itulah cara warga mnyampaikan uneg-uneg nya,” ucap Yudi.

Kades yang telah menjabat selama tiga tahun ini mengaku telah menurunkan batu untuk menutup lubang-lubang jalan yang menganga. Namun, kondisi rusaknya jalan ditambah musim hujan cenderung berlangsung lama itu. Saat ini jalan tersebut sudah rusak lagi. Tampak lubang menganga cukup lebar.

”Sebenarnya pada November tahun lalu sudah sempat ditambal grosok. Lebih dari 10 rit grosok saya turunkan untuk sekedar menutup badan jalan yang rusak, " ungkapnya.

Pihaknya juga mengaku telah mengusulkan pembangunan jalan tersebut melalui Musyarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Randublatung. Namun hingga saat ini memang belum ada realisasi pembangunan. ”Kemungkinan nanti di tahun 2023. Semoga bisa terealisasi,” harapnya.

Datangnya hujan dengan itensitas sedang belakangan ini memang membuat sejumlah ruas jalan tergenang air. Kemungkinan hal itu lah yang menjadi faktor memburuknya jalan. Sehingga menyebabkan warga protes.

”Kami akan sampaikan hal ini ke pihak terkait, semoga ada tanggapan dan perbaikan,” harapnya. (cha/zen) Editor : Abdul Rokhim
#jalan rusak randublatung #randublatung #pohon pisang #jalan rusak #Jalan ditanami pohon pisang #blora