alexametrics
28.4 C
Kudus
Wednesday, September 28, 2022

Pasca Haul, Kotak Amal Makam di Blora Dibobol Pencuri

BLORA – Kotak amal makam Dukuh Pudak, Desa Sarimulyo, dibobol. Peristiwa itu diketahui Senen, salah seorang penjaga makam, Jumat (12/8) siang. Diduga, pembobolan dilakukan setelah haul K. H. Sami’un dan K.H. Asmuin Selasa (9/8) lalu.

Baca Juga : Lupa Matikan Kompor, Tiga Kios di Ngawen Blora Terbakar

Senen mengaku, saat itu dia berencana mengambil uang kotak amal makam setelah salat Jumat. Saat dia di lokasi, dia terkaget karena kaca bagian atas kotak amal pecah. Di dalam kotak hanya tersisa lima keping uang logam.


”Hari ini (kemarin, Red) saya mau ngambil kas kotak amal makam. Tau-taunya kok dibobol orang. Padahal uang ini digunakan untuk perawatan makam Nolo Seto (Tempat Pemakaman Dukuh Pudak, Red),” ucapnya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Dia mengaku, terakhir kali mengambil uang itu sebelum haul dilaksanakan. Setelah haul, dia belum mengambilnya. ”Mungkin uangnya sekitar Rp 200 ribu. Karena saat haul itu ramai,” jelasnya.

Baca Juga :  Salurkan Taliasih, Bupati Blora Sumbang Delapan Kaki Palsu kepada Difabel

Saat akan mengambil uang itu, dia berencana untuk membeli dua lampu LED. Mengganti dua lampu yang mati.

Dia mengaku tidak akan melaporkannya ke pihak berwajib, namun dia berharap kejadian tersebut tidak terulang kembali. ”Biar menjadi urusan Allah saja,” katanya.

Kepala Desa Sarimulyo Budy Siswoyo mengaku belum mendapatkan laporan atas kejadian pembobolan kotak amal makam itu. Menurutnya, kejadian ini merupakan kedua kalinya selama dia menjabat.

”Saya baru tahu, belum ada yang melapor. Sebelumnya sudah pernah sekali, yaitu dengan merusak kunci kotak amal,” jelasnya.

Dia mengaku akan memperbaiki kotak amal itu dan berharap tidak ada lagi kejadian serupa. Wartawan kemudian mengkonfirmasi kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas yang bertugas di desa Setempat, Kristiyono. Dia kemudian menyarankan kepada pengelola agar segera menyimpan uang yang berada di kotak amal apabila sudah ada isinya. (cha/zen)






Reporter: Ahmad Zaimul Chanief

BLORA – Kotak amal makam Dukuh Pudak, Desa Sarimulyo, dibobol. Peristiwa itu diketahui Senen, salah seorang penjaga makam, Jumat (12/8) siang. Diduga, pembobolan dilakukan setelah haul K. H. Sami’un dan K.H. Asmuin Selasa (9/8) lalu.

Baca Juga : Lupa Matikan Kompor, Tiga Kios di Ngawen Blora Terbakar

Senen mengaku, saat itu dia berencana mengambil uang kotak amal makam setelah salat Jumat. Saat dia di lokasi, dia terkaget karena kaca bagian atas kotak amal pecah. Di dalam kotak hanya tersisa lima keping uang logam.

”Hari ini (kemarin, Red) saya mau ngambil kas kotak amal makam. Tau-taunya kok dibobol orang. Padahal uang ini digunakan untuk perawatan makam Nolo Seto (Tempat Pemakaman Dukuh Pudak, Red),” ucapnya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Dia mengaku, terakhir kali mengambil uang itu sebelum haul dilaksanakan. Setelah haul, dia belum mengambilnya. ”Mungkin uangnya sekitar Rp 200 ribu. Karena saat haul itu ramai,” jelasnya.

Baca Juga :  Lantik 176 Pejabat, Ini Harapan Bupati Blora Arief Rohman

Saat akan mengambil uang itu, dia berencana untuk membeli dua lampu LED. Mengganti dua lampu yang mati.

Dia mengaku tidak akan melaporkannya ke pihak berwajib, namun dia berharap kejadian tersebut tidak terulang kembali. ”Biar menjadi urusan Allah saja,” katanya.

Kepala Desa Sarimulyo Budy Siswoyo mengaku belum mendapatkan laporan atas kejadian pembobolan kotak amal makam itu. Menurutnya, kejadian ini merupakan kedua kalinya selama dia menjabat.

”Saya baru tahu, belum ada yang melapor. Sebelumnya sudah pernah sekali, yaitu dengan merusak kunci kotak amal,” jelasnya.

Dia mengaku akan memperbaiki kotak amal itu dan berharap tidak ada lagi kejadian serupa. Wartawan kemudian mengkonfirmasi kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas yang bertugas di desa Setempat, Kristiyono. Dia kemudian menyarankan kepada pengelola agar segera menyimpan uang yang berada di kotak amal apabila sudah ada isinya. (cha/zen)






Reporter: Ahmad Zaimul Chanief

Most Read

Artikel Terbaru