Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Amakan Perbatasan, Yonif Alugoro Terjunkan 450 Prajurit ke Papua

Ali Mustofa • Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:00 WIB
BERI DUKUNGAN: Bupati Blora Arief Rahaman memberikan dukungan pada prajurit Yonif 410/Alugoro yang hendak berangkat Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG. (FORKOMPIM FOR RADAR KUDUS)
BERI DUKUNGAN: Bupati Blora Arief Rahaman memberikan dukungan pada prajurit Yonif 410/Alugoro yang hendak berangkat Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG. (FORKOMPIM FOR RADAR KUDUS)
BLORA – Sebanyak 450 prajurit Yonif 410/Alugoro diterjunkan ke Papua untuk bertugas di perbatasan selama kurang lebih sekitar 9 bulan. Yaitu untuk pengamanan perbatasan yang ada di wilayah RI-PNG. Ratusan prajurit ini nantinya akan menempati 22 pos yang ada di wilayah Kabupaten Boven Digoel. Pelepasan diawali dengan penyerahan bendera dari Danrem kepada Komandan Satgas.

Danrem 073 Makutarama Kolonel Arm Putranto Gatot Sri Handoyo menjelaskan, ratusan prajurit ini akan melaksanakan tugas pengamanan perbatasan wilayah RI dan Papua New Guinea. Yang kemudian pada esok hari, Satgas akan dilepas oleh Pangdam Diponegoro di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.

“Rencana hari Rabu tanggal 20 Oktober 2020, Panglima Kodam Diponegoro akan melepas langsung. Upacara dan juga memberikan pengarahan kepada satgas di pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Setelah selesai pasukan akan naik ke KRI Teluk Bintuni untuk menuju ke daerah penugasan di wilayah Papua, di Kabupaten Boven Digoel sektor selatan,” terangnya.

Danrem merinci, ada 450 personel Yonif 410/Alugoro yang diberangkatkan untuk bertugas di perbatasan selama kurang lebih sekitar 9 bulan. “Personil ada 450 orang, dimana ini dipimpin oleh Danyon 410 alugoro yang nantinya akan menempati 22 pos yang ada di wilayah Kabupaten Boven Digoel. Dimana intinya adalah pengamanan perbatasan yang ada di wilayah RI-PNG,” tambahnya.

Danrem menegaskan, ada 4 indikasi keberhasilan dalam pelaksanaan tugas kali ini. Pertama, tidak ada pelanggaran selama bertugas. Kedua, wilayah perbatasan  RI-PNG selama mereka bertugas aman tidak ada permasalahan. Selanjutnya, masyarakat yang dibina oleh satgas di Papua nanti bilamana mereka kembali akan merasa kehilangan. Terakhir, berangkat 450 orang dan kembali pulang lengkap 450 juga.

“Jaga kekompakan, saling mengingatkan, disiplin dan loyal kepada komandan,” pesannya.

Bupati Blora Arief Rohman berdoa agar seluruh prajurit dalam melaksanakan tugasnya selalu diberikan kelancaran dan sukses. “Semoga prajurit Yonif 410 Alugoro dapat melaksanakan tugas dengan baik dan selalu diberikan kelancaran dalam bertugas di perbatasan. Serta selalu melaksanakan arahan-arahan yang disampaikan Pak Danrem tadi. Kami berdoa semoga semua prajurit yang berangkat bisa selamat sampai akhir tugas dan kembali pulang ke Blora bertemu istri dan anak-anak,” terangnya dalam pelesapasn 450 prajurit di Lapangan Batalion Infantri 410/Alugoro Blora kemarin.

Dalam kesempatan itu, Pemkab Blora juga menyerahkan dukungan logistik. Berupa mie instan cup 500 pcs, minuman kopi 500 pcs, dan bola voli sebanyak 25 pcs. “Semoga ini bisa bermanfaat dan bisa memberikan dukungan bagi prajurit dalam melaksanakan tugasnya,” ucapnya. (ali) Editor : Ali Mustofa
#yonif alugoro #papua #prajurit #blora #amankan perbatasan