Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ngaku Jejaka, Jebul Anak Dua

Eko Santoso • Senin, 30 September 2024 | 18:45 WIB
Photo
Photo

KARENA sudah empat tahun menjalin hubungan, Jumi kini menunggu kepastian. Sebab Rudi, pacarnya tak kunjung menunjukkan gelagat ke arah serius.

Padahal keduanya sudah saling kerja. Usia juga sudah matang. Jumi 25. Sementara Rudi 28.

Teman-teman sebayanya tak hanya sudah menikah, sebagian besar sudah memiliki anak.

Hal itu membuat orang tua Jumi khawatir. Karena Rudi tak kunjung membawa orang tuanya ke rumah Jumi.

Sempat Jumi diminta orang tuanya untuk mendesak Rudi. Meminta kepastian kapan menikah.

Namun dijawab nanti. Atau terkadang dijawab masih banyak urusan keluarga.

Tak hanya itu, bahkan ibu Jumi secara langsung menanyai Rudi tentang kepastian. Kala itu Rudi bermain ke rumah Jumi saat Lebaran.

Tetapi tetap saja Rudi belum bisa memberikan kepastian. Menurutnya masih banyak urusan keluarga besarnya yang harus diselesaikan.

"Maaf tante, saya harus menyelesaikan tanggungan dan beban di keluarga. Habis itu baru saya akan melamar," ujar Rudi waktu itu.

Jawaban itu seperti mengambang. Seolah benar ingin serius, tetapi tak ada kepastian dan jaminan.

Alhasil sejak pertemuan itu ibu Jumi meminta perempuan itu memutus hubungan dengan sang lelaki.

Namun Jumi masih sayang. Ia tak mau hubungan yang sudah dibangun lama selesai begitu saja.

Dari situ pelan-pelan Jumi menelisik ke rumah Rudi secara diam-diam. Maklum empat tahun berpacaran, Jumi tak pernah sekalipun diajak main ke rumah Rudi.

Tanpa sepengetahuan Rudi, Jumi akhirnya sampai di sebuah desa tempat tinggal Rudi. Ia menanyai beberapa orang tentang Rudi.

Namun tak ada Rudi yang jejaka. Adanya Rudi yang sudah memiliki anak dua.

Padahal Jumi yakin benar itu desa di mana Rudi tinggal. Untuk memastikan, akhirnya Jumi mencoba mengunjungi rumah Rudi yang dibilang sudah memiliki anak dua.

Benar saja ia sampai depan rumah tersebut, Jumi langsung tercengang. Lantaran Rudi sedang menggendong anak. Dan dibuntuti satu anak lainnya.

Melihat kejadian itu Jumi langsung memutar balikkan motor. Ia menyesali pilihannya.

Berpacaran dengan lelaki orang. Namun itu bukan salah dia sepenuhnya. Lantaran Rudi mengaku memang masih lajang.

Tetapi kejadian itu membuat semua terang. Jumi sadar ia ditipu. Syok. Sampai menangis berhari-hari. Ia pun memblokir kontak Rudi. Semua akses tertutup. (tos/zen)

 

Editor : Ali Mustofa
#lajang #menikah #berpacaran #Memutus Hubungan #ambyar