Awalnya, rumah tangga keduanya berjalan harmonis. Mereka dikaruniai empat anak. Dua laki-laki dan dua perempuan. Anak tertuanya seumuran dengan Parno. Sudah lulus kuliah.
Namun siapa sangka, ibunya sendiri malah memacari Parno yang seumuran dengan anaknya itu. ”Ya saya sudah tidak bisa dipuaskan dengan suami saya. Akhirnya saya memilih berpaling,” terang Sulastri lugu.
Rupanya, Sumarno sempat terjatuh sewaktu kerja. Itu berpengaruh terhadap fisik dan keperkasaannya. Ia mudah sakit dan loyo. Sebab itu, kebutuhan biologis istrinya mulai jarang terpenuhi.
Sumarno sempat geger dengan istrinya itu. Sebab, istrinya itu tak mau memikirkan anak-anaknya dengan yang dilakukannya itu. Namun Sumarno lebih memilih merelakan istrinya pergi bersama pemuda tersebut.
”Tapi anak-anak biar sama saya saja. Agar pendidikan budi pekertinya bisa lebih baik,” tegas Sumarno penuh amarah. (lin) Editor : Ali Mustofa