Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Digugat Cerai Gegara Gaji Suami Lebih Kecil dari Istri

Ali Mustofa • Rabu, 13 Oktober 2021 | 21:54 WIB
mahendra aditya/radar kudus
mahendra aditya/radar kudus
MALANG nian nasib Parno, nama samaran. Pemuda asal salah satu desa di Kota Ukir itu, digugat cerai istrinya, Parni (bukan nama sebenarnya) belum lama ini. Masalahnya sepele. Gaji Parno sebagai buruh mebel lebih rendah dibanding penghasilan istrinya yang bekerja di perusahaan garmen.

Sebagai seorang suami, dirinya dianggap gagal. ”Lha wong suami kok gak bisa menafkahi kebutuhan istrinya to, Mas. Masak apa-apa saya yang keluar uang,” ujar Parni ketus.

Sebelumnya, sikap Parni tidak begitu. Menurut Parno, istrinya dulu orang yang neriman. Cenderung manut apa kata suami. ”Tapi nggak tahu, Mas. Semenjak kerja (di perusahaan garmen), dia sekarang sering belanja-belanja gitu. Sama teman-temannya,” terang Parno memelas.

Maklum, Parni yang kerja di perusahaan punya penghasilan tetap dan terjamin. Sementara Parno, hanya tukang mebel yang pendapatannya harian.

Dengan kenyataan itu, Parno harus rela ditinggalkan istrinya. ”Biar bagaimana pun dia juga berhak bahagia. Saya juga bahagia kalau dia bahagia. Bila memang ini yang terbaik, agar dia bahagia. Saya ikhlas,” kata Parno sambil terisak usai mengikuti sidang perceraiannya baru-baru ini. (lin) Editor : Ali Mustofa
#buruh mebel #gugat cerai #sidang perceraian #ambyar