Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bukit Cengklik, Pesona Wisata Perbukitan yang Kian Diminati di Blora

R

PESONA: Bukut Cengklik di Desa Bicak, Kecamatan Todanan menjadi destinasi wisata melihat perbukitan yang masih asri
PESONA: Bukut Cengklik di Desa Bicak, Kecamatan Todanan menjadi destinasi wisata melihat perbukitan yang masih asri


Advertisement

BLORA – Di tengah geliat pariwisata alam yang terus menunjukkan tren positif, wisata perbukitan, puncak, dan gunung masih menjadi pilihan favorit masyarakat Indonesia untuk melepas penat dari rutinitas harian.

Di Kabupaten Blora, salah satu destinasi yang hingga kini tetap diminati dan bahkan kian populer di kalangan wisatawan lokal adalah Bukit Cengklik.

Sebuah kawasan perbukitan yang menawarkan pesona alam khas dataran tinggi dengan suasana tenang dan panorama yang memanjakan mata.

Bukit Cengklik berada di Desa Bicak, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, dengan ketinggian sekitar 300 meter di atas permukaan laut.

Meski tergolong sebagai bukit atau gunung kecil, daya tarik yang dimilikinya tak bisa dipandang sebelah mata.

Advertisement

Dari kawasan puncaknya, pengunjung disuguhi hamparan perbukitan hijau yang membentang luas, udara yang sejuk.

Serta panorama terbuka yang pada waktu-waktu tertentu memperlihatkan siluet Gunung Muria dan Gunung Lawu berdiri anggun di kejauhan, terutama saat cuaca cerah.

Pada mulanya, Bukit Cengklik hanyalah area perbukitan biasa yang belum tersentuh pengelolaan wisata dan nyaris luput dari perhatian.

Namun, kondisi tersebut berubah seiring munculnya inisiatif dan kepedulian para pemuda desa setempat.

Dengan semangat gotong royong dan kreativitas, kawasan ini kemudian dikembangkan secara bertahap menjadi destinasi wisata alam yang layak dikunjungi.

Berbagai fasilitas sederhana namun menarik mulai dibangun, seperti gardu pandang, rumah pohon, hingga sejumlah spot foto alami yang menyatu dengan lanskap perbukitan.

Sehingga mampu menarik minat wisatawan, khususnya dari wilayah Blora dan sekitarnya.

Keunggulan utama Bukit Cengklik terletak pada keindahan alamnya yang masih asri dan relatif terjaga.

Dari atas bukit, pengunjung dapat menikmati pemandangan persawahan yang membentang luas di bawahnya, menciptakan kombinasi lanskap hijau yang menenangkan mata dan pikiran.

Tak hanya itu, sejumlah konstruksi unik yang dibangun dengan konsep menyatu dengan alam juga menjadi daya tarik tersendiri, sekaligus menjadi latar favorit untuk berfoto bagi para pengunjung.

Setiap sudut Bukit Cengklik seolah menawarkan pesona yang berbeda, menghadirkan keindahan alam yang sulit diabaikan.

Tak heran jika destinasi ini kerap dipilih sebagai tempat untuk menghabiskan waktu luang, mencari ketenangan, maupun sekadar melepaskan penat dari hiruk-pikuk aktivitas sehari-hari.

Dengan potensi alam yang dimiliki dan peran aktif masyarakat setempat dalam pengelolaannya, Bukit Cengklik menjadi salah satu contoh destinasi wisata alam berbasis desa yang mampu berkembang dan memberikan nilai lebih bagi daerah. (ari)

Advertisement

Artikel Terkait

Tak Lagi di Pusat Kota, Festival Tanggulangin Bidik Potensi Wisata Gerbang Kretek

Tak Lagi di Pusat Kota, Festival Tanggulangin Bidik Potensi Wisata Gerbang Kretek

Festival Tanggulangin tahun ini akan dipindahkan dari pusat Kota Kudus ke Gerbang Kretek untuk mengurangi kejenuhan dan mengenalkan potensi wisata baru.

Usai Bertanding, Kafilah MTQ Nasional Diajak Menikmati Wisata Kandri

Usai Bertanding, Kafilah MTQ Nasional Diajak Menikmati Wisata Kandri

Rangkaian Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI 2026 di Jawa Tengah tidak hanya berisi agenda perlombaan. Para kafilah dari berbagai daerah juga mendapat kesempatan melepas penat dengan menikmati sejumlah destin

Tak Perlu Khawatir Kehabisan Tiket, Jepara-Karimunjawa Kini Dilayani Kapal Cepat Berkapasitas Besar

Tak Perlu Khawatir Kehabisan Tiket, Jepara-Karimunjawa Kini Dilayani Kapal Cepat Berkapasitas Besar

Express Bahari 7G dapat menampung 487 penumpang. Ditambah kapal yang sudah eksisting beroperasi, Express Bahari 8F dengan 400 penumpang. Lalu Express Bahari 1C dengan 345 penumpang, dan Express Bahari 3C dengan 220 orang

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer