RTX 20-Series Bisa Jalankan DLSS Frame Generation, Modder Buktikan di RTX 2060

RADAR KUDUS - Kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 20-series berbasis arsitektur Turing kini dilaporkan bisa menjalankan DLSS Frame Generation melalui modifikasi pihak ketiga. Temuan tersebut menarik perhatian karena fitur Frame Generation secara resmi tidak tersedia untuk generasi RTX 20-series.
Eksperimen itu dilakukan pada GeForce RTX 2060 Max-Q dan diuji menggunakan The Witcher 3: Wild Hunt versi next-gen dengan DirectX 12. Setelah mod diterapkan, opsi Frame Generation yang tersedia di dalam game dapat diaktifkan dan peningkatan frame rate berhasil diamati.
Temuan ini membuka peluang baru bagi pemilik kartu grafis RTX lawas untuk mencoba teknologi peningkatan frame berbasis AI yang selama ini dikaitkan dengan generasi RTX lebih baru. Namun, hasil pengujian awal menunjukkan bahwa teknologi tersebut belum bisa dianggap sebagai pengganti solusi resmi NVIDIA karena masih ditemukan masalah kompatibilitas, kualitas gambar, serta performa.
Baca Juga: FF Beta Unlock APK 2026 Versi 18.6: Ini Kelebihan dan Kekurangannya Sebelum Dipakai
Secara resmi, NVIDIA membatasi dukungan DLSS Frame Generation pada GPU GeForce RTX 40-series dan generasi setelahnya. Sementara itu, teknologi Multi Frame Generation yang mampu menghasilkan lebih banyak frame tambahan diperkenalkan untuk RTX 50-series.
Artinya, pemilik RTX 20-series seperti RTX 2060, RTX 2070, maupun RTX 2080 tidak mendapatkan dukungan resmi untuk DLSS Frame Generation. Modifikasi terbaru ini menjadi menarik karena mencoba melewati batas kompatibilitas tersebut dengan memanfaatkan perangkat lunak dan runtime NVIDIA yang sebenarnya.
Proyek tersebut merupakan pengembangan dari eksperimen sebelumnya yang berhasil membawa DLSS Frame Generation ke GPU RTX 30-series berbasis arsitektur Ampere. Kali ini, modder memperluas dukungan hingga arsitektur Turing dengan target Streaming Multiprocessor (SM) 7.5 yang digunakan GPU RTX 20-series.
Yang membedakan metode terbaru ini adalah penggunaan runtime DLSS Frame Generation milik NVIDIA secara langsung. Mod tersebut menggunakan runtime nvngx_dlssg 310.1, kemudian mengganti kernel GPU bawaan dengan versi yang telah dikompilasi agar dapat berjalan pada arsitektur SM75.
Modifikasi lain juga dilakukan pada pemeriksaan arsitektur GPU. Dalam proses tersebut, GPU Turing dibuat terbaca sebagai GPU dengan arsitektur Ada Lovelace sehingga runtime dapat melakukan inisialisasi fitur Frame Generation.
Pendekatan tersebut berbeda dari sejumlah mod sebelumnya untuk RTX 20-series dan RTX 30-series yang mengalihkan panggilan DLSS Frame Generation melalui pipeline AMD FSR 3. Dengan metode terbaru, eksperimen justru berusaha menjalankan runtime Frame Generation NVIDIA secara langsung pada perangkat keras yang secara resmi tidak didukung.
Hasil awalnya cukup menjanjikan, tetapi belum sepenuhnya mulus. Salah satu pengguna Reddit yang melakukan pengujian pada RTX 2060 melaporkan bahwa mode 2X dapat bekerja dengan baik. Namun, ketika jumlah frame tambahan ditingkatkan, masalah mulai terlihat.

