REMBANG - Kondisi Taman Rekreasi Pantai (TRP) Kartini sangat memperihatinkan. Sejumlah fasilitas nampak tak berfungsi bahkan rusak.
Sebelumnya, salah satu tempat wisata pantai di Rembang ini direncanakan akan dibangun tahun ini dengan anggaran sekitar Rp 8,6 miliar.
Baca Juga: Miris! Perbaikan Senilai Rp 8,6 Miliar Dipastikan Batal, Wahana di Taman Kartini Rembang Kini Memperihatinkan
Titik yang akan diperbaiki diantaranya area depan Taman Kartini. Sayangnya, kegiatan tersebut dipastikan batal.
Sebab, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang kini tengah merasionalisasi anggaran. Sekarang kondisinya nampak tak terawat.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Rembang Mutaqin menyadari saat ini terjadi penundaan penataan TRP Kartini.
Ia berharap bisa segera mengalokasikan kembali untuk penataan.
"Karena kami melihat kondisi semakin hari, semakin terjadi penurunan. Baik dari infrastruktur maupun kondisi bangunan semakin agak rusak," ujarnya.
Baca Juga: Pelaku Begal yang Beraksi di 11 TKP di Rembang Dibekuk, Polisi Serahkan Motor Curian ke Pemilik
Mutaqin memastikan untuk tahun ini memang sudah tidak ada anggaran penataan fisik di taman kartini.
Meski demikian pihaknya akan tetap berupaya mengambil langkah penanganan.
"Karena melihat kondisi yang sekarang memang perlu ada sentuhan," ujarnya
Sementara itu, dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus, sejumlah fasilitas yang ada di lokasi nampak tidak berfungsi.
Seperti wahana Jurassic yang berada di sebelah barat. Dulu di sini merupakan wahana yang menggambarkan kehidupan era dinosaurus.
Baca Juga: Begini Potret Hari Jadi Rembang ke-282: Bupati Pimpin Upacara Bahasa Jawa hingga Masak Nasi Goreng
Sekarang, arena itu sudah tak berfungsi. Kondisi itu diperparah dengan tumbunya rumput liar. Selain itu juga ada tumpukan sampah busa yang menggunung.
Tak jauh dari Jurassic terdapat kandang satwa. Kondisinya kebanyakan sudah kosong.
Sementara itu di dekat pantai dulu, terdapat kolam dengan wahana kapal bebek. Sekarang, tempat air itu sudah kering. Permainan tak bisa dimanfaatkan.
Kondisi tak terawat juga dapat dilihat di area jembatan yang berada di pinggir pantai.
Sebab, sekarang pembatas jembatan sudah ada yang roboh. Puing-puingnya masih berserakan di sekitar. Kayu-kayunya terlihat juga lapuk.
Kondisi itu pun membuat miris, pasalnya dahulu taman yang berlokasi di pusat Kota Rembang itu menjadi salah satu tempat rekreasi para pendatang. Namun, kini justru mangkrak. (vah/khim)
Editor : Abdul Rokhim