Pantauan Jawa Pos Radar Kudus tadi malam sampai pukul 20.30, kemacetan masih mengular di Jalur Pantura Rembang-Pati. Di Rembang, Dari Tireman-Bundaran Adipura depan kantor DPRD Rembang-kantor bupati sempat lancer mulai pukul 17.30 sampai 19.00. Kendaraan trailer dan tronton sempat saling tancap gas menuju barat. Namun, baru ganti lampu lalu lintas kembali macet total. Tampak petugas Satlantas Polres Rembang masih stanby mengatur lalu lintas.
Kondisi ini berbeda saat pagi-siang hingga sore hari. Di Jalur Pantura ini, tidak bisa bergerak sama sekali. Ekor kemacetan sampai di Pertigaan Soklin Tireman. Sedangkan permulaan macet di Pati. Akibat pembangunan Jembatan Juwana.
Wartawan Jawa Pos Radar Kudus ini kemarin pagi hingga siang mengecek. Kondisinya masih sama seperti hari sebelumnya. Macet total. Ditambah cuaca kurang bersahabat. Beberapa kali hujan deras menngguyur Kabupaten Rembang dan sekitarnya. Bahkan menyebabkan macet di jalur alternatif Pati-Rembang dan sebaliknya.
Kendaraan dari arah Semarang menuju Surabaya lancar. Tapi arah sebaliknya tidak ada kendaraan yang bisa bergerak. Titiknya dari Tireman ke barat Kabongan Lor, Pandean, Tasikagung, Tanjungsari, Gegunung Wetan, Pacar, Gegunung Kulon (Rembang Kota)- Banyudono-Purworejo-Tasikharjo-Tambakagung (Kaliori).
Kasatlantas Polres Rembang, AKP Dwi Panji Lestari melaporkan, arus lalu lintas kemarin pukul 11.30 terjadi penumpukan dari arah timur ke arah barat. Penumpukan arus dipengaruhi cuaca kurang mendukung. Yakni hujan dan jalan berlubang. Juga perbaikan jalan di Kecamatan Batangan, Pati, hingga perbatasan Rembang.
”Pengguna jalan, terutama kendaran kecil atau mobil pribadi diimbau melalui Kabupaten Blora, Purwodadi-Semarang. Atau Blora-Cepu masuk tol menuju Semarang. Untuk menghindari antrean di Pantura,” himbauanya.
AKP Dwi Panji menambahkan, Satlantas masih berupaya mengurai penumpukan kendaraan ini. Koordinasi Satlantas Polres Pati buka tutup arus atau bergantian, sehingga tetap terjadi aliran kendaraan. Tidak terjadi penumpukan terlalu panjang. (noe/lin) Editor : Ali Mustofa