alexametrics
24 C
Kudus
Sunday, July 3, 2022

Pembangunan Dilanjut, Jembatan Temperak Rembang Digelontor Rp 8 M

REMBANG – Pembangunan Jembatan Temperak, Sarang akan dilanjutkan tahun depan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 8 Miliar.

Jembatan Temperak, Sarang merupakan satu proyek yang tidak selesai tahun ini. Hingga deadline pekerjaan masih belum rampung.

Dari sistim Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Rembang, pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTaru) Rembang memiliki memiliki 18 paket. Tahun ini juga ada satu pekerjaan yang tidak selesai. Yakni pembangunan Jembatan Temperak.


Jembatan ini nantinya akan menjadi penghubung jalan lingkar sarang. Tahun ini, proyek pembangunan jembatan tempera dianggarkan sekitar Rp 7,7 Miliar. Bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Rembang tahun 2021.

Baca Juga :  Tinjau Vaksinasi Anak di Rembang, Ganjar Bagikan HP kepada Siswa SD

Surat perintah mulai kerja pekerjaan sendiri sudah turun pada 22 Maret. Hingga berakhir pada 17 September progres pekerjaan baru sekitar 5,6 persen. Pekerjaan tak rampung. Dan, penyedia jasa pun dilakukan pemutusan kontrak.

Ditanya terkait kelanjutan pembangunan, Bupati Rembang Abdul Hafidz menyampaikan, pihaknya akan memastikan. Bahwa tahun depan akan dilanjutkan pembangunan. Nanti 2022 saya pastikan akan kami mulai,” ujarnya.

Sementara, untuk anggran sendiri, lanjut Hafidz, Pemerintah Kabupaten Rembang telah menyiapkan anggaran pembangunan sekitar Rp 8 Miliar. UNtuk pelaksanaannya nantinya akan dilakukan tender ulang.

”Anggarannya sudah siap. Sekitar Rp 8 Miliar. Retender, tender ulang,” imbuhnya. (vah/him)

REMBANG – Pembangunan Jembatan Temperak, Sarang akan dilanjutkan tahun depan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 8 Miliar.

Jembatan Temperak, Sarang merupakan satu proyek yang tidak selesai tahun ini. Hingga deadline pekerjaan masih belum rampung.

Dari sistim Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Rembang, pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTaru) Rembang memiliki memiliki 18 paket. Tahun ini juga ada satu pekerjaan yang tidak selesai. Yakni pembangunan Jembatan Temperak.

Jembatan ini nantinya akan menjadi penghubung jalan lingkar sarang. Tahun ini, proyek pembangunan jembatan tempera dianggarkan sekitar Rp 7,7 Miliar. Bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Rembang tahun 2021.

Baca Juga :  Dinas Penanaman Modal Rembang Canangkan Wilayah Bebas Korupsi dan Birokrasi Bersih

Surat perintah mulai kerja pekerjaan sendiri sudah turun pada 22 Maret. Hingga berakhir pada 17 September progres pekerjaan baru sekitar 5,6 persen. Pekerjaan tak rampung. Dan, penyedia jasa pun dilakukan pemutusan kontrak.

Ditanya terkait kelanjutan pembangunan, Bupati Rembang Abdul Hafidz menyampaikan, pihaknya akan memastikan. Bahwa tahun depan akan dilanjutkan pembangunan. Nanti 2022 saya pastikan akan kami mulai,” ujarnya.

Sementara, untuk anggran sendiri, lanjut Hafidz, Pemerintah Kabupaten Rembang telah menyiapkan anggaran pembangunan sekitar Rp 8 Miliar. UNtuk pelaksanaannya nantinya akan dilakukan tender ulang.

”Anggarannya sudah siap. Sekitar Rp 8 Miliar. Retender, tender ulang,” imbuhnya. (vah/him)

Most Read

Artikel Terbaru

/