alexametrics
30.5 C
Kudus
Thursday, May 12, 2022

Lestarikan Situs Sejarah, Jelajah Situs Majapahit di Rembang Digelar Rutin

REMBANG – Keberadaan situs sejarah di Desa Kajar sudah menjadi perhatian untuk bahan pembelajaran. Setiap setahun sekali, akan digelar agenda rutin lomba jelajah sejarah.

Kegiatan itu diinisiasi oleh komunitas peduli sejarah. Anggota komunitas menggalang dana sendiri. Ernantoro, Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Sejarah (Fokmas) menyampaikan, melalui even ini, ia berharap anak-anak sekolah bisa mengetahui sejarah peninggalan Majapahit di Kajar. Selain situs, juga ada beberapa gua-gua yang menjadi objek jelajah. Total ada enam titik.

Start dimulai di area situs batu lingga. Warga sekitar tampak antusias dengan kegiatan ini. Sampai ada yang membuka kantong parkir. Selain itu, juga beberapa orang yang berdagang jajanan.


Di sekitar juga sudah didirikan panggung untuk pementasan.

Acara ini dilaksanakan dua hari. Kajar dipilih karena di desa ini terdapat peninggalan-peninggalan terlama yang ada di Rembang. Sebut saja ada Situs Batu Lingga, dan gua-gua tadi. ”Kajar yang masih utuh. Peninggalan itu masih dilestarikan dan dijaga,” ujarnya.

Baca Juga :  Dua Truk Adu Banteng di Sluke Rembang, Satu Sopir Tewas

Jelajah kemarin diikuti 13 regu dari SMP dan SMA se-Lasem. Masing-masing tim terdiri dari 10 orang. Setelah menjelajah di beberapa situs, para pelajar itu diminta membuat laporan perjalanan. Setiap situs yang mereka kunjungi harus dicatat. Selanjutnya karya mereka akan dinilai oleh tiga juri.

”Dari SMA ada juara I,II,II. Dari SMP juga juara I,II,III,” ujarnya.

Ya, laporan itu akan dilombakan. Selanjutnya pemenang terpilih akan mendapatkan piala. Kemudian, even ini akan rutin dilaksanakan setiap Januari. Untuk memperebutkan piala bergilir itu.

Kemarin acara masih berlanjut dengan pentas budaya. Seperti fashion show, wayang alang-alang, pementasan wayang kulit oleh dalang cilik, juga pantomim. (vah/ali)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

REMBANG – Keberadaan situs sejarah di Desa Kajar sudah menjadi perhatian untuk bahan pembelajaran. Setiap setahun sekali, akan digelar agenda rutin lomba jelajah sejarah.

Kegiatan itu diinisiasi oleh komunitas peduli sejarah. Anggota komunitas menggalang dana sendiri. Ernantoro, Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Sejarah (Fokmas) menyampaikan, melalui even ini, ia berharap anak-anak sekolah bisa mengetahui sejarah peninggalan Majapahit di Kajar. Selain situs, juga ada beberapa gua-gua yang menjadi objek jelajah. Total ada enam titik.

Start dimulai di area situs batu lingga. Warga sekitar tampak antusias dengan kegiatan ini. Sampai ada yang membuka kantong parkir. Selain itu, juga beberapa orang yang berdagang jajanan.

Di sekitar juga sudah didirikan panggung untuk pementasan.

Acara ini dilaksanakan dua hari. Kajar dipilih karena di desa ini terdapat peninggalan-peninggalan terlama yang ada di Rembang. Sebut saja ada Situs Batu Lingga, dan gua-gua tadi. ”Kajar yang masih utuh. Peninggalan itu masih dilestarikan dan dijaga,” ujarnya.

Baca Juga :  Kemenag Rembang Bagi 679 Paket Sembako untuk Duafa

Jelajah kemarin diikuti 13 regu dari SMP dan SMA se-Lasem. Masing-masing tim terdiri dari 10 orang. Setelah menjelajah di beberapa situs, para pelajar itu diminta membuat laporan perjalanan. Setiap situs yang mereka kunjungi harus dicatat. Selanjutnya karya mereka akan dinilai oleh tiga juri.

”Dari SMA ada juara I,II,II. Dari SMP juga juara I,II,III,” ujarnya.

Ya, laporan itu akan dilombakan. Selanjutnya pemenang terpilih akan mendapatkan piala. Kemudian, even ini akan rutin dilaksanakan setiap Januari. Untuk memperebutkan piala bergilir itu.

Kemarin acara masih berlanjut dengan pentas budaya. Seperti fashion show, wayang alang-alang, pementasan wayang kulit oleh dalang cilik, juga pantomim. (vah/ali)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

Most Read

Artikel Terbaru

/